Bisnis
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 02 Mei 2016 - 17:55:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Heri Gunawan Kritik Paket Kebijakan Ekonomi XII

61heri-gunawan.jpg
Heri Gunawan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan mengatakan, seharusnya paket kebijakan ekonomi XII ditujukan untuk memperbaiki kemudahan berbisnis di Indonesia, bukan sebaliknya.

Menurutnya, hal ini penting untuk mendukung terwujudnya dua persen pengusaha dari total populasi. Meski demikian, dia tetap mengapresiasi kebijakan tersebut

"Paket kebijakan ini patut diapresiasi, namun kebijakan mesti diarahkan untuk mewujudkan pengusaha Indonesia yang berkualitas, terutama UMKM," ujarnya kepada TeropongSenayan di Jakarta, Senin (02/05/2016).

Jadi, kata dia, paket kebijakan ekonomi jilid XII itu harus lebih jauh dari sekadar mengejar target peringkat ease of doing business yang saat ini termasuk paling bontot di antara negara-negara Asia Tenggara.

"Hingga hari ini, kita masih defisit pengusaha, kurang dari 1 persen. Untuk sampai ke target 2 persen, diperlukan dukungan pemerintah secara total. Selain masalah modal, penyebab defisitnya pengusaha adalah masalah struktural: administrasi bertele-tele sampai Pungli. Semua itu harus dipangkas habis," ungkap wakil ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini .

Seharusnya, kata dia, apa yang ditawarkan dari paket kebijakan itu mestinya lebih radikal lagi.

Sebagai contoh, sambung dia, seorang sarjana yang sudah merintis usaha sejak mahasiswa, cukup pakai ijazah dan rekomendasi kampus ketika mengurus perizinan sampai permodalan, itu yang dimaksud kemudahan.

"Paket ini jangan hanya selesai di konsep. Tapi, mesti ada karya nyata di lapangan. Untuk hal ini, saya menyarankan dibuatkan klinik kemudahan berusaha di seluruh Indonesia. Semacam inkubator bisnis yang mencetak pengusaha dari 'bayi' sampai 'dewasa'. Ini bisa menjadi bagian dari kriteria insentif dana transfer (DAK/DAU) ke daerah-daerah," tutup mantan wakil ketua Komisi VI DPR itu.(yn)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...