Bisnis
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 15 Jun 2016 - 08:35:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfudz Siddiq : Anggaran Pertanian Naik Terus,Target Tetap Tidak Tercapai

46BIN_KIMISI1_3_1465925459107.jpg
Mahfudz Siddiq (Sumber foto : Indra Kesuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Aneh bin ajaib. Inilah penilaian Mahfud Siddiq terhadap pembangunan sektor pertanian. Meski setiap tahun anggaran Kementerian Pertanian naik, namun tidak pernah sekalipun target yang ditetapkan bisa tercapai.

“Kenaikan anggaran di bidang pertanian dalam waktu lima tahun terakhir meningkat lima kali lipat. Mengherankan target swasembada pangan tak pernah terealisasikan," ujar Mahfudz Siddiq yang juga anggota Komisi IV DPR RI ini, Rabu (15/6/2016) di Jakarta.

Bahkan, menurut dia, taraf hidup petani juga tak membaik. Alih fungsi lahan juga tak terbendung. Artinya secara umum kenaikan anggaran tersebut belum bisa mewujudkan program-program pembangunan pertanian yang ditetapkan sendiri oleh Kementerian Pertanian.

Politis PKS ini juga mendesak Kementerian Pertanian mengkaji ulang program penyaluran alat dan mesin produksi pertanian. Pasalnya, program ini dinilai salah sasaran lantaran penerimanya bukan petani pemilik lahan namun petani penggarap.

"Program ini seperti memberi kulkas dan kompor maupun AC kepada orang yang tidak punya rumah. Jadi tidak bisa dimanfaatkan. Sehingga program tersebut juga tidak bisa memperbaiki kesejahteraan petani," papar Mahfudz yang juga mantan Ketua Komisi I ini.

Dia juga mengritik kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi yang melibatkan TNI dalam pembukaan lahan. Sebab, meski memiliki kemampuan dan tenaga kuat namun prajurit TNI tidaklah memiliki ketrampilan teknis dalam bidang pertanian.

Oleh sebab itu, jika Presiden Jokowi serius mewujudkan janji kampanye yaitu membuka lahan dua juta hektar, menurut dia, sebaiknya dilakukan secara baik dan benar. Sehingga lahan yang dibuka secara teknis sesuai dengan keperluan pertanian.(ris)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...