Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 15 Sep 2016 - 19:45:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Benarkan Poltracking, PDIP Sebut Elektabilitas Ahok tak Aman

67ahokmesrasetnov.jpg
Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta (kiri) dan Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu membenarkan hasil survei Poltracking yang mengatakan Basuki Tjahaja Purnama tak aman secara elektabilitas.

Masinton menjelaskan, survei internal yang dilakukan partainya di akar rumput tingkat kepuasan warga terhadap Ahok terus menurun dan dibawah 50 persen.

Survei tersebut dilakukan mulai di anak ranting hingga provinsi dengan metode langsung turun ke lapangan mendengarkan aspirasi warga,.

"Ini (hasil survei) juga mirip dengan hasil reses teman-teman anggota fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI, dimana mayoritas warga memang menolak dipimpin petahana," kata Masinton dalam diskusi Survei Poltracking Indonesia di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016).

Hasil survei internal PDI Perjuangan dan masukan aspirasi warga, Ahok bukanlah pemimpin yang sesuai ideologis wong cilik.
‎
Selain itu, lanjut Masinton, ketika survei internal dilakukan terhadap pendukung Joko widodo (Jokowi)-Ahok pada Pilkada DKI 2012 lalu, hasilnya juga banyak yang menolak, meskipun masih kalah banyak dengan pendukung yang masih menunggu calon PDI Perjuangan nanti.

"Mereka bilang, kemarin (Pilkada 2012) yang dipilih Jokowi, bukan Ahok," beber Masinton.

Menurut dia, ‎sebagai partai yang memiliki pedoman ideologi wong cilik, PDI Perjuangan memastikan tidak akan mengusung calon yang bukan dari suara warga.

Apalagi, kata dia, calon tersebut sudah didukung partai lain dan tengah memiliki rumah pemenangan.

"Sayangnya rumah pemenangan yang dibikin meniru rumah pemenangan Jokowi-Ahok 2012 lalu tidak mendapat antusias warga. Padahal, sosialisasinya begitu besar dan sangat berbeda ketika rumah pemenangan Jokowi-Ahok 2012 lalu," cibir Masinton. (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...