
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio meyakini bahwa warga Jakarta lebih suka sosok baru untuk memimpin DKI, dibandingkan calon petahana.
"Masyarakat Jakarta memang kerap memberikan kesempatan pada tokoh baru untuk juga mencoba Jakarta. Buktinya dalam sejarah pilkada langsung di Jakarta belum pernah ada incumbent 2 periode," kata Hendri kepada TeropongSenayan, Jumat (16/9/2016).
Lembaga survei Poltracking Indonesia telah melakukan survei kepada masyarakat warga Jakarta. Survei itu dilakukan menggunakan metode multistage random sampling terhadap 400 responden.
Tingkat margin of error sebesar 4,59 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dalam survei tersebut, Poltracking menempatkan elektabilitas petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di angka 40.77 persen.
"Bukti lainnya adalah tingkat kepuasan publik terhadap petahana memang masih 67,3 persen tapi 82,8 persen dari responden menyatakan yakin bahwa calon alternatif bisa mengalahkan petahana," pungkas Hendri.(yn)