Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Senin, 17 Okt 2016 - 19:31:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Elektabilitas Makin Merosot, Manuver Pendukung Ahok di Luar Akal Sehat

48amirhamzah.jpg
Amir Hamzah (Sumber foto : Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Kebijakan Publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menilai, pasca makin merosotnya elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sontak membuat panik para pendukung calon petahana tersebut.

Para pendukung Ahok pun gencar melakukan manuver serta strategi untuk menaikkan kembali pamor pria asal Belitung Timur itu.

"Sayangnya manuver pendukung Ahok seringkali diluar akal sehat serta tampak serampangan. Intinya mereka begitu menghalalkan segala cara supaya Ahok terus berkuasa, ini ada apa?," kata Amir, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Menurut Amir, manuver pendukung Ahok yang gebabah antara lain dari diamankannya seorang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang kepergok tengah menyebarkan kuisoner survei bertajuk preferensi politik masyarakat menuju pemilihan langsung gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta yang sedang dikerjakan lembaga survei Charta Politika.

Kuat dugaan survei tersebut merupakan pesanan dari pemodal pendukung calon petahana.

Karena setelah diteliti, ternyata pernyataan dalam kuisoner yang dibawa mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah tersebut beraroma penggiringan opini terhadap Ahok.

"Saya nggak heran dengan Charta Politika yang sejak lama mendukung Ahok, makanya mereka bikin survei seperti itu," ujar Amir.

Amir menuding Charta Politika merupakan lembaga survei yang tidak lagi independen. Hal itu terpantau saat Pemilihan Presiden 2014, dimana mereka cenderung memenangkan dan memihak pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Nggak heran kalau sekarang dukung Ahok," pungkas Amir. (icl)

tag: #ahok  #lawan-ahok  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...