Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 03 Nov 2016 - 16:40:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Mustahil Dibendung, Ulah Ahok Bangunkan Rakyat

8diskusi.jpg
Dialog publik bertajuk 'M‎engangkat Fenomena Ahok dalam buku 'Kami Melawan Ahok Tak Layak Jadi Gubernur'‎ di TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016) (Sumber foto : Alfian/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komando Barisan Rakyat (‎Kobar‎) bersama beberapa aktivis lintas generasi menggelar dialog publik bertajuk 'M‎engangkat Fenomena Ahok dalam buku 'KAMI MELAWAN Ahok Tak Layak Jadi Gubernur'‎ di Penus, ‎Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2016).

Dalam kesempatan ini hadir beberapa tokoh nasional. Diantaranya, Djoko Edhie Abdurahman,‎ Sri Bintang Pamungkas,‎ M Hatta Taliwang, ‎Amir Hamzah,‎ Chudri Sitompul, Syahganda Nainggolan dan‎ Ahmad Yani.

Satu per satu tokoh-tokoh tersebut memberikan pandangan mengenai situasi Ibu Kota DKI jelang unjuk rasa akbar 4 November‎, Jumat ‎besok.

Hatta Taliwang mengatakan, buku berisi data-data perjalanan kepemimpinan Ahok ini menjadi jawaban yang tepat atas ketegangan yang melanda Ibu Kota saat ini.

"Data-data kebobrokan Ahok begitu gamblang dan buku ini hadir sebagai dasar perlawan terhadap Ahok yang memang tidak layak memimpin DKI," kata Hatta.

Menurut dia, ulah Ahok dan Jokowi telah membangunkan rakyat Indonesia. Mereka sudah membulatkan tekad melawan kedzaliman.

"Begitu banyak kekejaman dan kebiadaban yang telah dilakukan oleh Ahok dan Jokowi selama ini," katanya.

Sementara itu, Djoko Edhie Abdurahman menyebut, bahwa perlawanan rakyat kepada rezim Jokowi dan Ahok sudah tidak mungkin dibendung.‎

"Ini bukan lagi urusan kelompok, partai atau apapun. Ini (kasus Ahok) sudah menjadi milik massa. Urusannya satu, dia berani mengacak-ngacak Al-Maidah 51," tegas Djoko. (icl)

tag: #ahok  #islam-menggugat-ahok  #lawan-ahok  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...