Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 28 Jan 2017 - 08:51:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Agus: Masyarakat Mau Digeser, bukan Digusur

87agusdipeluk.jpg
Agus Harimurti Yudhoyono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu Agus Harimurti Yudhoyono berkomitmen hunian bisa ditata tanpa menggusur semena-mena dengan membangun di lokasi yang sama agar warga hunian tidak kehilangan lapangan pekerjaan serta hak kepemilikan.

Dengan meremajakan kampung dan tidak mencabut dari habitat aslinya, kata dia, status dan martabat warga terjaga.

"Masyarakat mau bergeser sedikit bukan menggusur hunian. Dengan cara seperti itu tidak kehilangan kepemilikan. Status dan mertabat terjaga," kata cagub yang diusung empat partai itu, Jumat (27/1/2017).

Ia melihat negara lain telah melakukan kebijakan itu dan berhasil. Ia menekankan hal terasebut dapat diwujudkan dengan keinginan pimpinan.

Alasan normalisasi atau motif lain yang menghancurkan rumah rakyat, kata suami model Annisa Pohan itu, justru menimbulkan masalah sosial berupa ketimpangan.

Yang membedakannya dengan pasangan lain sehingga akan menjalankan pembangunan tanpa penggusuran, menurut dia adalah pihaknya bisa kreatif, inovatif dan terbuka menerima masukan.

"Jadi masyarakat rela direlokasi, bukan digusur paksa. Kami ingin masyarakat hidup baik. Tidak memiliki trauma," kata Agus.

Khusus di kawasan bantaran kali, Agus akan mengubah bangunan horizontal menjadi vertikal.

"Caranya dilakukan dengan mengalokasikan lahan yang ada. Horizontal menjadi vertikal, lahan digunakan dapat menjadi hunian layak dan tidak mengganggu sungai,” ucapnya.

Ada pun Agus menawarkan program rumah rakyat lantaran kepemilikan rumah di Jakarta masih sangat rendah, yakni baru 47 persen. Program rumah rakyat juga untuk mengatasi banyaknya kawasan pemukiman kumuh dengan penataan. (Antara/icl)

tag: #agus-yudhoyono  #agussylviana  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...