Zoom
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 03 Apr 2017 - 13:51:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Nazar: Khatibul Umam Terima USD 400 Ribu untuk Maju Ketua GP Ansor

76Khotibul-Umam-Wiranu.jpg
Khatibul Umam Wiranu (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Bendahara Umum Fraksi Demokrat M Nazaruddin terus ‘bernyanyi’. Setelah menyebutkan beberapa tokoh yang menerima uang proyek e-KTP, kali ini ia pun menyebut mantan anggota Komisi II Khatibul Umam Wiranu juga menerima uang haram tersebut.

Nazar menyebut, Khatibul Umam menerima USD 400 ribu untuk maju memperebutkan ketua umum GP Ansor di Surabaya.

"Waktu itu ada uang 500 ribu dolar, terus ke Jafar (Hafsah, ketua Fraksi yang menggantikan Anas setelah menjadi Ketum Demokrat) USD 100 ribu untuk keperluan beli mobil, dan USd 400 ribu itu ke Khatibul waktu itu ke Surabaya," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).

Padahal, lanjut Nazar, waktu itu dirinya sudah meminta mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum untuk tidak memberikan uang USD 400 ribu kepada Khatibul, lantaran berpotensi kalah di pemilihan ketua GP Ansor.

Namun pada saat itu, tutur Nazar, Anas mengaku tidak terima dengan usulannya, dengan menyatakan dirinya bukan Ketua Umum yang berhak mengatur.

"Mas Anas bilang ente atau saya Ketua Umumnya, kalau saya ketuanya serahkan aja duitnya," ucapnya.

"Uang itu di ambil sekretarisnya Eva Ompita Soraya, lalu dibawa ke kantor grup permai oleh sopir saya Aan. Tapi saya lupa siapa nama staf permai itu, tapi yang nyerahkan ke staf itu Yulianis, saya konfirmasi malam itu ke Khatibul kalau sudah terima," tuturnya.

Prediksi Nazar pun akhirnya terbukti, kalau Khatibul kalah dalam pemilihan Ketua GP Ansor, dan akhirnya ia pun meminta uang sisa USD 400 ribu tersebut.

"Lalu dia kan kalah, saya bilang waktu di fraksi untuk balikkan separuh uangnya dia bilang itu sudah habis dibagi-bagi," ujarnya.(yn)

tag: #ektp  #korupsi-ektp  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Mengapa Jual Beli Jabatan Merupakan Modus Korupsi yang Populer?

Oleh Wiranto
pada hari Kamis, 06 Jan 2022
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Walikota Bekasi Rahmat Effendi, pada Rabu (5/1/2022). KPK mengamankan 12 orang termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat ...
Zoom

Anies dan Ridwan Kamil Akan Digugat Apindo, Ini Alasannya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini sedang berhadap-hadapan dengan pengusaha. Anies vs pengusaha ini terkait dengan keputusan Anies yang mengubah kenaikan UMP dari ...