Jakarta
Oleh M Anwar pada hari Sabtu, 15 Apr 2017 - 19:40:08 WIB
Bagikan Berita ini :

PWNU DKI Dukung Anies-Sandi, Djan Faridz Meradang

23djan-faridz-TS.jpg
Djan Faridz (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI putaran kedua. Ternyata langkah itu membuat mantan Ketua PWNU DKI Djan Faridz meradang.

Djan Faridz meminta Rais Syuriah PWNU DKI Mahfudz Asirun tidak memanfaatkan NU untuk kepentingan politik pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jangan gunakan NU untuk kepentingan politik dan dukung-mendukung," kata Djan di Jakarta, Sabtu (15/4/2017).

Djan mengingatkan mendiang tokoh besar NU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah menyatakan mengembalikan NU sebagai organisasi keagamaan dan bukan bagian dari partai politik.

Ketua umum PPP hasil muktamar Jakarta itu menegaskan, Asirun tidak memiliki hak dan wewenang mewakili PWNU DKI Jakarta mendukung salah satu pasangan calon.

"Beliau sifatnya menasehati kepada internal organisasi mendampingi ketua tanfiziah mengenai keagamaan," tutur Djan.

Bahkan menurut Djan, Ketua PWNU DKI Saefullah tidak pernah mengimbau warga NU mendukung salah satu pasangan calon pada Pilkada DKI Jakarta.

Menteri Perumahan Rakyat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menyarankan Asirun mengundurkan diri dari pengurus PWNU DKI Jakarta untuk bergabung dengan salah satu partai politik.(yn)

tag: #aniessandi  #djan-faridz  #nu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...