Seluruh DPD I Golkar se-Indonesia Berdiri di Belakang Airlangga Hartarto
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 12 Des 2017 - 06:34:04 WIB

Bagikan Berita ini :

28airlangga.JPG
Sumber foto : Mandra Pradipta - TeropongSenayan
Calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Seluruh atau 34 DPD I Partai Golkar se-Indonesia berdiri di belakang Airlangga Hartarto dalam munaslub. Mereka siap memenangkan Airlangga dalam pemilihan ketua umum.

Dukungan 100 persen itu didapat setelah Pengurus DPD I Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Utara memberikan dukungan kepada calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Dukungan DPD NTT disampaikan oleh Ketua Korbid Kepartaian DPD I NTT Thomas Tiba.

"Saya lapor ke Pak Melki, saya biasa manggil dia adik. Saya bilang 'ade secara resmi lapor ke ade sebagai ketua sama bersama DPD II berangkat ke Jakarta untuk memberikan dukungan kepada bapak Airlangga," kata Thomas di Jalan Rajasa I No.7 Selong Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (11/12/2017) malam.

Menanggapi hal itu, Airlangga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari DPD I NTT dan Sumatera Utara.

Dia menyebut dukungan dari dua DPD itu menunjukkan permintaan munaslub sudah lengkap dari 34 DPD I.

"34 Daerah sudah meminta untuk Munas Luar Biasa, dan seperti yang disaksikan bahwa secara fisik mereka hadir di sini tingkat II dan menyatakan dukungan baik Munaslub maupun pencalonan sebagai calon Ketum," jelasnya.

"Jadi dengan demikian yang sudah terekap sampai hari ini sudah lebih dari 70 persen tingkat II dan 100 persen tingkat I, dan juga dari ormas itu 7 dari 10, dengan demikian sudah, dari berbagai unsur mewakili munaslub," tambahnya.

Untuk itu, Airlangga optimistis akan kembali mendapatkan dukungan dari DPD tingkat II yang belum menyatakan dukungannya secara resmi. Dalam waktu dekat, kata Airlangga, mereka akan datang menyusul.

"Bertahap dan masih berproses," ucapnya.

Menteri Perindustrian ini mengklaim desakan munaslub bukan kepentingan perseorangan tetapi seluruh elemen yang ingin Golkar bangkit dan menang pada Pemilu 2019.(plt)

tag: #partai-golkar  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING