PAN: Jokowi Akan Gemetar Jika PDIP Kalah di Jawa
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 11 Jan 2018 - 21:32:07 WIB

Bagikan Berita ini :

74PAN-YANDRI.jpg
Sumber foto : Dokumen TeropongSenayan
Yandri Susanto

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Politikus Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto menegaskan, gelaran pilkada saat ini merupakan pertarungan untuk Jokowi.

Menurutnya, pasca kekalahan PDIP di DKI Jakarta dan Banten, Jokowi yang merupakan kader PDIP ini akan mati-matian untuk memenangkan calonnya di pulau Jawa.

"Saya rasa Jokowi akan gemetar kalau PDIP kalah di Jawa. Jadi Jokowi akan mati matian untuk memenangkan kandidatnya ini. Karena tentu ini untuk melanggengkan Jokowi di 2019," ujar Yandri di kawasan Cikini, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, Jokowi bersama partainya sudah mempunyai strategi lain apabila hal yang tak diinginkan terjadi. Yaitu bermain dua kaki

"Jadi saya katakan Pak Jokowi mulai pasang dua kaki dalam pilkada ini. Jadi kalau jagoannya tidak menang masih bisa melobi yang menang. Kecuali yang menang dari koalisi Gerindra, PAN dan PKS. Strategi dua kaki Jokowi tidak akan berfungsi," jelasnya

"Intinya apabila koalisi Gerindra, PAN, PKS menang di Jawa ini akan jadi 3 kosong untuk pak Jokowi setelah Jakarta dan Banten apalagi kalau di Jateng yang merupakan markas banteng kalah. Bisa dihitung 4 kosong," pungkasnya. (icl)

tag: #partai-amanat-nasional  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING