Bisnis
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 28 Jan 2018 - 14:55:26 WIB
Bagikan Berita ini :

CSR Pertamina : Wedang Secang JHM, Teruji Klinis dan Menyehatkan

1DSC_3122_resize (1).JPG
Kemasan Wedang Secang produk Kelompok Jamu Jati Husada Mulya, industri rumah tangga jamu tradisional di Dusun Watu, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Jawa Tengah (Sumber foto : Istimewa)

BANTUL (TEROPONGSENAYAN)--Salah satu produk Wedang Secang yang terpercaya adalah yang diproduksi oleh Kelompok Jamu Jati Husada Mulya (JHM). Untuk produk ini, mereka sudah mendapat izin Pangan dan Industri Rumah Tangga (PIRT) dari Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Sejatinya, Kelompok Jamu Jati Husada Mulya merupakan sebuah industri rumah tangga jamu tradisional berbasis masyarakat yang beranggotakan para wanita penjual jamu tradisional yang bermukim di Dusun Watu, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Jawa Tengah. Turun temurun mereka berjualan jamu tradisional.

Semangat mereka melestarikan warisan leluhur akhirnya berbuah manis. Pada tahun 2013, Terminal BBM Rewulu yang masuk wilayah operasi Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV memberikan bantuan penyuluhan dan pembinaan agar mampu memproduksi jamu yang bersih dan higienis.

Bahkan pada 2016, Terminal BBM Rewulu mendirikan "Rumah Jamu" sebagai pusat produksi dan workshop Kelompok Jamu Jati Husada Mulya. Tujuan pemberian bantuan ini adalah sebagai sarana pendukung dalam pengembangan usaha kelompok jamu tradisional yang higienis.(dia/rls)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...