Berita
Oleh Ilyas pada hari Kamis, 02 Apr 2015 - 15:06:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Bela Kubu Agung, Indra J. Piliang Diminta Tommy Soeharto Diam

13untitled.JPG
Akun Twitter Tommy Soeharto (kiri) dan akun Twitter Indra (kanan) (Sumber foto : Twitter)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Politisi Partai Golkar yang dikenal sebagai kubu Agung Laksono (AL), Indra Jaya Piliang kena semprot Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Ia disemprot Tommy karena membela rekannya sesama kubu AL Yorrys Raweyai.

Dalam akun twitter @IndraJPiliang, Indra memberikan pembelaan kepada Yorrys. Meski dinilai sudah merusak ruang Fraksi Golkar di DPR, namun Indra menyebut Yorrys sebagai ksatria. Pembelaan itu pun ditujukan kepada Tommy dengan memasang hastag @HutomoMP_9, yang merupakan akun milik putra Presiden RI ke-2 itu.

Perang twitter pun tak terelakkan antara keduanya.

“Tarung politik itu tarung ideologi, karakter, sikap, dll. Setiap tindakan yg tak berdasarkan itu, hanya jd debu sejarah | @HutomoMP_9,” tulis Indra, melalui akun twitternya, Kamis (2/4/2015) siang.

“Seorg ksatria akan menghadapi lawannya dg sikap ksatria, lalu antarkan jenazah lawannya itu dg cucuran air mata, dg hormat | @HutomoMP_9. Sy bukan hakim. Yg penting, Yorrys tentu sangat bertanggungjwb utk apa yg ia lakukan dan ia ucapkan. Dia seorg ksatria | @HutomoMP_9,” lanjutnya.

Tak lama kemudian Tommy membalas tweet tersebut. Ia meminta Indra agar tidak usah membela siapa-siapa kalau tidak mengerti persoalan.

“Tak usah sok membela kalau tidak lebih paham siapa yang anda bela" lebih baik diam kalau tidak mengerti, itu lebih baik.!!,” tulis Tommy, sekitar dua jam setelah tweet Indra.

Tommy juga meminta Indra agar tidak mencari pembenaran atas kelakuan kubu Agung yang sudah melakukan pengrusakan terhadap ruang Fraksi Partai Golkar.

“Ideologi berhubungan Dgn harga diri,siapa melelang harga diri dia akan kehilangan ideologi,politik bukan alat tapi sarana" @IndraJPiliang.”

“Kalau tidak suka dengan keluarga pendiri partai yg pernah membesarkan anda, silakan ke poin saja tidak perlu ngeles sana sini sok bijak.”

“Tidak perlu sok melindungi nama baik Partai" perilaku anda semua sudah merusak nama baik partai,” jelas Tommy lebih detil.

“Bagi yang masih waras belajar untuk tidak merusak dengan perilaku dobrak mendobrak, saya bertanya apa bung membenarkan itu?@IndraJPiliang.”

tag: #Konflik Golkar  #Tommy Soeharto  #kubu agung laksono  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lebaran Hari Pertama, Ribuan Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Oleh Tommy
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sebanyak 2.717 kendaraan diputarbalikkan  Minggu (24/5) atau Hari pertama Lebaran Idul Fitri 2020 Mei 2020. "Dari data penyekatan Operasi Ketupat Jaya 2020, ...
Berita

Teryata Ini Alasan Pencabutan Asilimilasi Habib Bahar bin Smith, Bukan Melanggar PSBB

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Para ulama dari beberapa organisasi masyarakat berbasis Islam, seperti Front Pembela Islam (FPI), GNPF, PA 212 hingga MUI DKI mengecam pencambutan asimilasi yang ...