Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 12 Mar 2018 - 10:25:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Anies: Ingin Indonesia Damai, Hadirkan Keadilan

25Anies-KAHMI.jpg
Anies Baswedan di acara pelantikan Pengurus Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2017-2022 di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018) malam (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Gubernur DKI Anies Baswedan menyinggung ketimpangan ekonomi di Indonesia yang sangat lebar antara si miskin dan si kaya. Ia menyebut, sebagian besar warga Indonesia memiliki uang di rekening sebanyak Rp 2 miliar.

"Jika kita lihat terkait perbankan, terkait keuangan, betapa ketimpangan di Indonesia ini luar biasa. Pemilik rekening di atas Rp 2 miliar misalnya lebih dari 55 persen. Kalau kita runut datanya panjang, terlalu detail," kata Anies di acara pelantikan Pengurus Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) 2017-2022 di Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018) malam.

Anies menuturkan, ketimpangan ekonomi merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian KAHMI. Karena, menurutnya, keadilan sosial merupakan salah satu indikator terciptanya kedamaian di Tanah Air.

"Ini PR (pekerjaan rumah). Mudah-mudahan KAHMI membicarakan keadilan sosial sebagai agenda utama. Kita ingin damai, ya, tapi damai tidak ditandai dengan tidak adanya kekerasan. Kedamaian ditandai dengan adanya rasa keadilan," papar Anies.

Anies pun sempat menyinggung peran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai pejabat negara yang sering membicarakan isu perdamaian di hadapan dunia internasional.

Menurut Anies, apa yang dibicarakan JK tak lain adalah masalah keadilan.

"Pak Wapres telah berkali-kali jadi mediator munculnya perdamaian. Selalu yang dimunculkan oleh kedua belah pihak adalah rasa adil. Ingin Indonesia damai? Hadirkan keadilan sosial!," tutup mantan Mendikbud itu.

Dalam acara ini, turut hadir Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan mantan Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung.

Selain itu, tampak Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dan mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis dan mantan Ketua MK, Mahfud MD serta beberapa pejabat lainnya.(yn)

tag: #kahmi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...
Berita

Guru Besar UNS: Indonesia Sudah Siap Masuk Tahun Ajaran Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Joko Nurkamto menilai Indonesia sudah bisa memulai pendidikan tahun ajaran baru 2020/2021 dalam situasi pandemi ...