Tokoh PPP dan PAN Ramai-ramai Hijrah ke PBB
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 16 Apr 2018 - 16:05:25 WIB

Bagikan Berita ini :

9Ahmad-Yani.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ahmad Yani

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Sejumlah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) hijrah ke Partai Bulan Bintang (PBB) menjelang pemilihan umum 2019.

Para politisi tersebut datang ke kantor DPP PBB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (16/4/2018), untuk bergabung dengan partai besutan Yusril Ihza Mahendra tersebut. Mereka yakni Wakil Ketua Umum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda, mantan Sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani dan Anwar Sanusi. Sementara politisi PAN yang bergabung ke PBB adalah Djoko Edi Abdurrahman.

Ahmad Yani mengatakan, kepindahannya dan politisi PPP yang lain ke PBB bukan karena sakit hati atau marah dengan kepemimpinan PPP Romahurmuziy atau pun PPP kepemimpinan Djan Faridz.

"Kita melihat PPP khittah ini paradigmanya sama dengan PBB. PBB ini merupakan rumah besarnya umat Islam. Kami merasa cocok dengan PBB," kata mantan anggota Komisi III DPR itu.

Setelah resmi bergabung dengan PBB, dia menyatakan siap berjuang bersama kader partai berlambang bulan bintang itu untuk memenangi Pemilu 2019.

Menurut Ahmad Yani, ada sekitar 30 mantan pengurus dan elite PPP yang hijrah ke PBB.

"Persoalan Islam dan kenegaraan yang diperjuangkan oleh Yusril, klop dengan PPP khittah. Kepentingan kami bukan kepentingan pragmatis. Begitu juga dengan ideologi dan pandangan politiknya dengan PBB," kata Ahmad Yani.

Ia juga mengemukakan rencananya dalam waktu dekat untuk mengkonsolidasikan PPP khittah yang terstruktur hingga tingkat ranting agar bergabung dengan PBB. "Dalam waktu dekat akan kita konsolidasikan," tuturnya.

Ketua Umum PBBB Yusril Ihza Mahendra menyambut baik bergabungnya politisi PPP khittah dan PAN ke partainya.

"PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima," katanya.

Menurut dia, banyak kader PPP yang memiliki pandangan yang sama dengan PBB mengenai Islam dan kebangsaan. 
"Mereka pun support agar PBB menjadi partai yang besar," katanya.

Selain Ahmad Yani dan Tamam Achda, ia mengungkapkan, politisi PPP lain seperti Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang merupakan ketua DPW PPP DKI dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019, juga sudah menghubunginya secara langsung.

"Beliau-beliau ini sudah mengatakan mendeklarasikan PPP khitah. PBB akan menampung semua komponen umat Islam," demikian tukas Yusril.(yn/ant)

tag: #partai-bulan-bintang  #ppp  #partai-amanat-nasional  #pemilu-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING
Pembaca Teropong Senayan, Yth Perhelatan Pilkada Serentak 2018 sudah usai. Hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei telah terpublikasi secara masif. Dari publikasi ini, para pemilih pun mengerti menang atau kalahkah kandidat yang mereka pilih. Pada saat bersamaan, para kandidat capres/cawapres dan partai pendukung ditengarai juga mulai mengatur strategi menyikapi hasil pilkada. Tentu, strategi ini hendak menempatkan hasil pilkada sebagai acuan meraih kemenangan pada Pilpres 2019. Menurut Anda, siapa capres yang diuntungkan oleh hasil Pilkada 2018 :
  • Joko Widodo
  • Prabowo Subianto
  • Calon Alternatif Poros Ketiga
LIHAT HASIL POLING