Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 25 Apr 2018 - 18:18:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Rupiah Melemah, Ini Saran Ketua DPR ke Pemerintah

8Bamsoet-ketua-dpr.jpg.jpg
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Bambang Soesatyo merespons pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs USD hari ini, Rabu (25/4/2018) hampir tembus ke angka Rp 14.000 atau persisnya Rp 13.970/U$.

Bamsoet panggilan akrabnya, meminta pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan BI segera membuat langkah-langkah antisipatif demi menjaga stabilitas rupiah agar kembali normal.

Menurutnya, jelang bulan suci Ramadhan ini berbagai aspek yang memengaruhi kurs rupiah harus dipantau lebih serius lagi.

“Mengingat stabilitas nilai tukar menjadi suatu hal yang penting, terutama karena akan ada peningkatan konsumsi kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadhan,” ujar Bamsoet, di komplek parlemen, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Selain itu, Bamsoet juga meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN untuk terus melakukan efisiensi di tengah pelemahan rupiah saat ini.

Politisi Golkar ini berharap, pelemahan nilai tukar rupiah tak berimbas kepada kenaikan tarif dasar listrik.

“Karena pemerintah sudah berjanji bahwa tarif listrik tidak akan mengalami kenaikan lagi hingga 2019,” tegas dia.

Bamsoet juga menyarankan pemerintah untuk mengangkat kurs rupiah, dengan mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera memberikan insentif ekspor.

“Tujuannya untuk mendapatkan surplus perdagangan serta mengurangi neraca keseimbangan primer negatif,” Bamsoet menjelaskan.

Selain itu, saran lain dari Bamsoet adalah memacu kinerja Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam menarik investasi.

Menurutnya, BKPM harus proaktif melakukan hubungan kerja sama bilateral dan multilateral dengan Negara-negara maju serta mengundang para pengusaha untuk dapat menanamkan modalnya di Indonesia.

“Ini demi meningkatkan investasi,” pungkasnya. (Alf)

tag: #bamsoet  #dpr  #bank-indonesia  #kementerian-keuangan  #jokowi  #kementerian-perdagangan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelindo III Akan Adakan Rapid Test Covid-19 di Zona Merah dan Sediakan 50 Ribu Alat Tes

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pelindo III terus mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang ...
Berita

Sosialiasi New Normal di Daerah, MPR Minta Kepala Daerah Libatkan RT/RW

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta kepala daerah dari 25 kabupaten dan kota di empat provinsi yang hendak menerapkan new normal untuk segera ...