Berita
Oleh Sahlan pada hari Senin, 30 Apr 2018 - 14:10:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Kasus KTP-el, Yorrys: Ada Desain Jatuhkan Golkar

23yorrys-raweyai_663_382.jpg.jpg
Yorrys Raweyai (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai menyatakan, partainya hanya korban dalam kasus KTP elektronik (KTP-el).

Pasalnya, kata Yorrys, KPK terkesan hanya fokus mengusut pada partai Golkar semata, bukan pada orang yang berkuasa waktu itu.

"Pertanyaan kita pada 2009 siapa pemerintahnya yang berkuasa, siapa menteri dalam negerinya, siapa ketua DPR-nya, siapa Ketua Badan Anggaran. Pertanyaannya SN (Setya Novanto) menjadi ketua fraksi peranannya apa? Ini kan ada desain untuk menjatuhkan Golkar," kata Yorrys di Jakarta, Senin (30/4/2018).

Seharusnya, harap Yorrys, KPK mengusut skandal kasus korupsi KTP-el harus dari hulunya. "Selama ini kan dari hilir saja," ucap dia.

"Melalui e-KTP ini KPK sudah mempuyai konsep bahwa pemberantas korupsi dari hulu, karena ini berangkat dari penyelengara kan, karena ada penyelengara ada korupsi. Penyelengara kan DPR, pemerintah dan pengusaha nah ini kita mulai dari mana," katanya.

Untuk itu ia meminta KPK menelusuri kasus KTP-el dari penyelengara.

"Jangan partai kita hanya jadi korban. Konteks ini kan siapa yang berkuasa pada waktu itu Golkar bukan penguasa pada waktu itu, apakah Golkar mampu mengatur proyek yang begitu besar ini," tandasnya.(yn)

tag: #yorrys-raweyai  #partai-golkar  #korupsi-ektp  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hasto Sebut Wajar Bila Masyarakat Anggap New Normal Terlalu Buru-Buru

Oleh Givary Apriman
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagian masyarakat berpendapat pemerintah terlalu terburu-buru mengeluarkan kebijakan new normal di masa pandemi corona yang masih terus meningkat. Sekjen PDIP Hasto ...
Berita

Rumor Usulan Rizal Ramli Masuk Kabinet, Pengamat Sebut Ada Banyak Syarat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Mantan tokoh pemerintahan yang juga ekonom, Rizal Ramli, digadang-gadang untuk masuk dalam pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Alasannya, kata mereka yang mengusulkan ...