Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 22 Mei 2018 - 21:31:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Stok Beras Nasional Surplus 2,8 Juta Ton, DPR Tak Setuju Rencana Pemerintah Impor Beras

69hju.jpg.jpg
Jokowi dan Mentan Amran Sulaiman saat panen raya padi di Sukoharjo. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengaku lebih percaya pada data Badan Pusat Statisitik (BPS) yang menyebut stok beras nasional masih aman hingga Juni 2018.

Data tersebut menunjukkan pada bulan Juni stok beras nasional masih surplus 2,8 juta ton.

Sementara stok di Bulog sendiri masih ada 1,2 juta ton, ditambah stok cadangan pemerintah itu 547 ribu ton ditambah yang bekas impor 648 ribu sehingga totalnya adalah 2,5 juta ton.

"Kalau kita bicara data kita harus mengacu BPS semua harus data BPS, gak bisa masing-masing Kementerian ini mengeleuarkan data, Kementerian itu mengeluarkan data. Kalau Komisi IV memegang data BPS," kata Daniel Johan di komplek parlemen, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Untuk itu, ia menolak rencana pemerintah yang akan kembali melakukan impor beras 500 ribu ton. Sebab, kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB itu, jika melakukan impor beras justru akan merugikan petani lokal.

"Dari data yang ada itu intinya sekarang kita masih sampai dari data yang tadi, sangat tidak perlu impor. Karena berlebih kok kita, nah dari surplusnya itu 2,8, harusnya kita yang ekspor," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membenarkan adanya tambahan importasi beras sebanyak 500.000 ton yang akan didatangkan dari Vietnam dan Thailand. Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian.

Hal ini sebelumnya diberitakan pada laman The Voice Of Vietnam Online (vov.vn), yang menyebutkan bahwa Perum Bulog telah menandatangani kontrak untuk melakukan pembelian beras sebanyak 300.000 ribu ton dari Vietnam dan 200.000 dari Thailand.

"Iya, betul. Itu pemasukan April hingga Juli 2018," kata Enggar. (Alf)

tag: #komisi-iv-dpr  #kementerian-pertanian  #kementerian-perdagangan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelindo III Akan Adakan Rapid Test Covid-19 di Zona Merah dan Sediakan 50 Ribu Alat Tes

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pelindo III terus mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang ...
Berita

Sosialiasi New Normal di Daerah, MPR Minta Kepala Daerah Libatkan RT/RW

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta kepala daerah dari 25 kabupaten dan kota di empat provinsi yang hendak menerapkan new normal untuk segera ...