Berita

Tahu Ada Mark Up LRT, Prabowo Dapat Bocoran Data Indeks Harga LRT dari Anies

Oleh Alfian Risfil pada hari Sabtu, 23 Jun 2018 - 13:45:41 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

16s9TYLSNaZK.jpg.jpg

Prabowo dan Anies (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengungkapkan ada mark up anggaran gila-gilaan di proyek LRT. Angkanya mencapai jutaan dolar. 

Prabowo mengaku, dirinya mendapatkan indeks harga LRT sedunia dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat sambutan dalam acara silaturahmi kader di Hotel Grand Rajawali, Palembang, Kamis (21/6/2018) kemarin. 

Berikut pernyataan lengkap Prabowo di depan kadernya yang membahas mengenai LRT:

Saya bisa buktikan. Kenapa mereka takut dengan saya? Karena saya paham kebocoran-kebocoran itu. Saya mengerti di mana Anda mencuri. Kalau mereka bisa nutup kebocoran itu, saudara-saudara, dalam waktu cepat, Indonesia bangkit, karena sama, kalau manusia hilang darah, di ujungnya kolaps. Tadi dalam perjalanan di airport, wah ada LRT, kereta api. Ingat, kita tahu, tidak jelas bermanfaatnya untuk siapa.

Saya tanya harganya berapa proyeknya?. Rp 12,5 triliun!. Luar biasa. Rp 12,5 triliun untuk sepanjang 24 km. 

Saya diberi tahu oleh Gubernur DKI yang sekarang, saudara Anies Baswedan, dia menyampaikan kepada saya: Pak Prabowo, indeks termahal LRT di dunia 1 km adalah 8 juta dolar.

Kalau ini, Rp 12 triliun untuk 24 km, berarti 1 km 40 juta dolar. Bayangkan. Di dunia 1 km 8 juta dolar, di Indonesia, 1 km 40 juta dolar. Jadi saya bertanya kepada saudara-saudara, markup, penggelembungannya berapa? 500 persen!.

Ini bangsa ini pintar atau bodoh?.

Saudara-saudara sekalian. 500 persen, mencurinya 400 persen. 8 Juta dolar di luar negeri sudah untung, kalau tidak untung mereka tidak kerja kalau hitungan saya ini di sana untung minimal 20-30 persen. Ini betapa, 500 persen. Bayangkan 400 persen, aduh. 40 juta dolar, 1 km jadi 32 juta dolar yang hangus. Berapa rupiah itu? Rp 400 miliar. Bisa bangun berapa RS? Berapa puskesmas, berapa ribu hektare. Ini di Palembang, bagaimana di Bogor? bagaimana di Jakarta, di provinsi lain?

Terpisah, kontraktor LRT membantah pernyataan Prabowo tersebut. Kepala Proyek LRT Palembang, Mashudi Jauhar mengaku enggan berkomentar lantaran menurutnya biaya pembangunan LRT yang hanya US$ 8 juta/km tak jelas sumber datanya.

"Ya, apa yang mau ditanggapi? Wong datanya juga nggak dijelaskan dari mana? Dan apa bisa disamakan dengan Palembang yang dimaksudkan?" tutur dia.

Sementara itu, Menteri Perhububgan Budi Karya Sumadi mengatakan, statemen Prabowo mengenai biaya pembangunan LRT di Palembang di-mark up merupakan statemen tanpa data.

"Itu enggak benar. Sebaiknya sebagai orang yang pandai harus meneliti dulu masukan dari timnya, karena angka dugaan itu bukan angka yang benar," kata Menhub. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #lrt  #prabowo-subianto  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement