Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 25 Jun 2018 - 13:56:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Begini Respons Polri Atas Pernyataan SBY

98M-Iqbal-Polri.jpg.jpg
Brigjen Pol Mochammad Iqbal (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONSENAYAN)--Kepolisian Republik Indonesia (Porli) menanggapi pernyataan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menyebut ada oknum aparat Polri, TNI dan BIN yang tidak netral dalam Pilkada 2018.

Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Mochammad Iqbal memastikan pihaknya netral dalam gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

"Kalau ada anggota yang tak netral, kami tindak tegas," ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (24/6).

Menurut Iqbal, tindakan tegas kepada anggota polri yang tidak netral sudah sesuai dengan surat perintah Kapolri dalam 13 aturan sebagai pedoman bagi jajaran Polri untuk bersikap netral dalam Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

"Kapolri tidak segan untuk menindak anggota yang tak netral," ujar Iqbal.

Sebelumnya, SBY mempertanyakan penggeledahan rumah dinas mantan wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang dilakukan Komjen Pol Mochamad Iriawan.

Dia heran mengapa hanya rumah dinas Deddy Mizwar yg digeledah sementara rumah pasangan calon pemimpin Jabar lainnya tidak. Untuk itu SBY menduga lembaga negara seperti BIN, TNI dan Polri tidak netral dalam pilkada.

Mantan presiden keenam itu lantas meminta para aparat negara tersebit tetap bersikap netral.

"Saya mohon dengan segala kerendahan hati, netral-lah negara, netral-lah pemerintah, netral-lah BIN, Polri dan TNI,” kata SBY di Bogor, Sabtu (23/6/2018).

tag: #pilkada-serentak-2018  #polri  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement