Berita
Oleh Enjang Sofyan pada hari Kamis, 05 Jul 2018 - 09:11:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Kalah Telak di Pilkada, PDIP: yang Penting Usung Kader Sendiri

76andreas-hugo-pareira.jpg.jpg
Andreas Hugo Pareira (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Politisi PDIP Andreas Hugo Pereira menegaskan, dalam kontestasi politik kepala daerah yang sudah berlangsung pada Rabu (27/6/2018) lalu, soal menang atau kalah bukanlah hal yang utama.

"Menang dan Kalah soal belakangan, yang terpenting yang kami usung itu adalah kader PDIP," kata Andreas dalam sebuah diskusi politik yang bertajuk 'Menakar Kekuatan Koalisi Pemerintah vs Koalisi Oposisi Pasca Pilkada Serentak' di Sanggar Prativi Building, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018) sore.

Pasalnya, kata Andreas, dengan mengutamakan kader sendiri pada Pilkada serentak lalu, lebih banyak untungnya.

"Menang dengan Kader sendiri itu menang yang ideal. Kalau kita usung yang lain selain kader sendiri banyak sakit hatinya dibanding dengan senangnya," ujarnya.

Meski begitu, ia mengakui jika dalam keadaan mendesak bukan hal yang tidak mungkin PDIP akan mengusung kandidat di luar Kadernya.

"Kita utamakan Kader sendiri, kalau tidak ada baru (kandidat lain)," tegasnya.

Baginya, hasil Pilkada kemarin tidak melulu mengacu pada kemenangan, namun masih banyak faktor lain yang bisa jadi pembelajaran partai bermoncong putih itu.

"Buat PDIP bukan sekedar menang. Juga alat konsolidasi untuk mengukur kekuatan mesin partai. Bagaimana mesin itu bekerja, karena politik tidak sampai di sini, akan terus bergulir di event-event yang lain," pungkasnya.(yn)

tag: #pdip  #pilkada-serentak-2018  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politisi NasDem Ahmad Sahroni Sesalkan Penundaan Pengesahan RUU PKS

Oleh windarto
pada hari Minggu, 05 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyesalkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional ...
Berita

Pengamat Ini Sebut Indonesia Tak Pernah Sungguh-sungguh Reformasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Direktur Eksekutif Government and Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf, menilai reformasi yang dibangun pasca jatuhnya rezim Soeharto hingga kini tak pernah ...