Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 20 Jul 2018 - 03:22:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Daftar Aset yang Bakal Dijual Pertamina

65670_446_pertamina-benarkan-telah-minta-izin-ke-pemerintah-untuk-jual-aset_m_229004.jpg.jpg
Kantor Pusat PT Pertamina (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Pertamina (Persero) siap menjual aset-asetnya kepada pihak swasta. Hal ini disebut sebagai bagian dari rencana bisnis guna meningkatkan kinerja portofolio bisnis perusahaan pelat merah ituke depan.

Lalu apa saja aset Pertamina yang akan dijual 100%?

Berikut daftarnya yang dikutip redaksidalam surat edaran yang telah ditandatangani Menteri BUMN Rini Soemarno pada 29 Juni 2018.

Pertama, share-down aset-aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada Participating Interest, saham kepemilikan dan bentuk lain) dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis lain, seperti akses ke aset hulu di negara lain.

Kedua, spin-off Unit Bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm-in mitra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).

Ketiga, investasi tambahan dalam rangka memperluas jaringan untuk menjual BBM Umum dengan harga keekonomian, seperti Pertashop.

Sementara itu, dalam surat tersebut juga disetujui peninjauan ulang kebijakan perusahaan yang dapat berdampak keuangan secara signifikan dengan tidak mengurangi esensi dari tujuan awal.(Alf)

tag: #pt-pertamina  #bumn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Peduli Karya Anak Bangsa, Ventilator Buatan UI Disumbangkan ke Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 01 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), perusahaan tambang nikel pemegang Izin Usaha Pertambangan dan Operasi Produksi di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, turut menjadi ...
Berita

Ahmad Basarah Sarankan Pemerintah Tunda Penerapan Normal Baru di Sektor Pendidikan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyarankan pemerintah untuk menunda pemberlakukan normal baru pada lembaga pendidikan setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ...