Berita

Mensos Idrus Minta Anggaran PKH Ditambah Rp 32 Triliun, DPR: Evaluasi Dulu Akurasi Datanya!

Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 31 Jul 2018 - 16:31:27 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

25idrus-marham-sekjen-golkar_20160102_135345.jpg.jpg

Mensos Idrus Marham (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Muhammad Sodik menyoroti amburadulnya data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dimotori Kementerian Sosial (Kemensos).

Akibatnya, kata dia, hingga kini masih banyak masyarakat miskin yang belum merasakan secara langsung program PKH tersebut.

"Kami sekarang mempermasalahkan akurasi data (PKH). Masih banyak keluhan di lapangan, justru masyarakat yang lebih miskin tidak dapat bantuan atau tidak masuk daftar PKH," kata Sodik saat dihubungi TeropongSenayan, Selasa (31/7/2018).

Karenanya, dia meminta Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham melakukan evalusi total untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan bantuan PKH ini.

"Kami minta (Mensos) mengevakuasi akurasi PKH dalam mengentaskan kemiskikan. Jangan sampai terus-terusan dapat PKH tapi tidak berubah," katanya.

Politisi Gerindra ini juga meminta Kemensos segera mengeluarkan data yang akurat perihal masyarakat yang berhak menerima PKH. Sehingga, jangan sampai dana PKH ini disalah gunakan.

"Penerima PKH harus ada dasar, evakuasi data harus akurat, agar tidak salah sasaran," tegas Sodik.

Diketahui, pemerintah melalui Kemensos berencana meningkatkan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) di tahun 2019 mendatang. Bantuan tersebut akan ditingkatkan hingga hampir dua kali lipat.

Mensos Idrus Marham mengatakan, pada tahun ini, pemerintah menganggarkan dana untuk program PKH sebesar Rp 17 triliun. 

Kemensos pun akan mengajukan penambahan anggaran pada 2019 mendatang sebesar Rp 32 triliun.

"Peningkatan dana PKH ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia. Karena ini untuk rakyat, kami yakin nantinya DPR akan menyetujuinya," kata Idrus. (Alf)

tag: #komisi-viii  #dpr  #kementerian-sosial  

Bagikan Berita ini :