Bisnis
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 23 Apr 2015 - 23:23:43 WIB
Bagikan Berita ini :

1 Mei, 1 Juta Buruh Siap Serbu Istana

94tscom-eko-kspi-23415.JPG
Unjuk rasa buruh (Sumber foto : eko hilman/teropongsenayan.com)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Perayaan Hari Buruh atau yang populer disebut May Day yang diperingati setiap 1 Mei 2015 akan menjadi demo buruh pertama bagi pemerintahan Jokowi-JK.

Pada perayaan hari buruh awal bulan nanti, satu juta buruh yang terhimpun dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan siap menyerbu Istana Negara.

"Dengan makin susahnya kehidupan buruh dan rakyat, nanti teman-teman akan menuntut pemerintah agar segera menurunkan harga sembako dan menolak kenaikan harga BBM," kata Presiden KSPI, Said Iqbal kepada TeropongSenayan di Jakarta, (23/4/2015)

Dalam aksi tersebut, buruh akan menuntut pemerintah agar hanya tunduk dan patuh menjalankan amanat konstitusi UUD 1945 Pasal 33 dan Pasal 27 tentang upah pantas dengan kenaikan 32 persen.

"Harga BBM yang diserahkan ke mekanisme pasar internasional jelas melanggar amanat UUD 45," kata Iqbal.

Sebelum May Day, juga akan ada aksi terbatas di 20 provinsi dan puncaknya akan dilaksanakan secara serentak pada 1 Mei 2015.

Selain itu, buruh juga akan menolak rencana pemerintah untuk menaikkan upah minimum 2 tahun sekali apalagi 5 tahun sekali karena dinilai tidak sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003. (al)

tag: #unjuk rasa buruh  #1 Mei  #May Day  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...