Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 06 Sep 2018 - 16:25:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahfud MD: Dimana Unsur Makarnya Gerakan #2019GantiPresiden

99Mahfud-Diskusi.jpg.jpg
Mahfud MD (tengah) dalam sarasehan bertajuk "Membangun Dmokrasi Beradab" di sekretariat Pergerakan Indonesia Maju (PIM), Jalan Brawijaya VIII/11, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/9/2018) (Sumber foto : Bara Ilyasa/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai, tidak ada unsur makar dalam geraka #2019GantiPresiden yang saat ini banyak penolakan di daerah-daerah. Tak hanya itu, ia juga menyatakan, dalam gerakan tersebut juga tidak ada pelanggaran hukum.

"Coba ada yang dengan nekat mengatakan itu makar. Dimana makarnya, makar itu kalau dalam istilah hukum itu ada di kudeta. Kudeta dilakukan oleh militer atau kalau oleh kekuatan sipil," kata Mahfud dalam sarasehan bertajuk 'Membangun Dmokrasi Beradab' di sekretariat Pergerakan Indonesia Maju (PIM), Jalan Brawijaya VIII/11, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

"Dalam pasal 104 sampai 129 kitab UU Pidana, maka 1 merampas kemerdekaan presiden sampai dia tidak bisa kerja, dikurung, ditahan, itu makar namanya. Duaa, berkomplot merampas kemerdekaan presiden dan wapres, ketiga mengganti ideologi pancasila. itu menurut KUHP," lanjutnya menjelaskan.

Mahfud menambahkan, dalam gerakan #2019GantiPresiden tidak ada unsur makar yang dimaksud dalam Undang-Undang. "Enggak ada makar. dia tidak menyandera presiden, dia juga tidak mengatakan mau mengganti Pancasila. Tapi kan dia mau ikut Pemilu," tandasnya.

Ia memastikan pernyataannya tersebut bukan berartidirinya pendukung salah satu pasangan calon presiden. Menurutnya, pendapatnya tersebut mengajak semua pihak agar mematuhi hukum secara benar.

"Saya bukan pengikutnya (gerakan #2019GantiPresiden) tetapi kita harus berhukum dengan benar kalau mau berkeadaban, restoratif justice juga. Perbedaan jangan dibenturkan melawan hukum, nggak boleh. kita itu menjadikan hukum sebagai harmoni membangun harmoni," tuturnya.(yn)

tag: #gerakan2019gantipresiden  #2019gantipresiden  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat Sebut Ada Peluang Rizal Ramli Masuk Kabinet Jokowi

Oleh Givary Apriman
pada hari Selasa, 26 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kelompok masyarakat arus bawah mendorong "islah" dua tokoh bangsa antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan ekonom senior Rizal Ramli. Dorongan masyarakat ...
Berita

Blak-blakan Deddy Corbuzier Soal Motif Wawancara Siti Fadilah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Presenter Deddy Corbuzier blak-blakan motif wawancaranya dengan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang kini jadi terpidana kasus ...