Berita

Tahun Depan Subsidi Energi Naik Jadi Rp 157 Triliun

Oleh Enjang Sofyan pada hari Rabu, 19 Sep 2018 - 14:50:02 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

54energi-baru.jpg.jpg

Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementrian Keuangan Suahasil Nazara memastikan, anggaran subsidi energi tahun 2019 mengalami kenaikan Rp 1,2 triliun.

Hal tersebut disebabkan adanya perubahan asumsi dasar pada nilai tukar rupiah yang menjadi Rp 14.500 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ia mengatakan anggaran subsidi tahun 2019 menjadi Rp 157,79 triliun. Ia juga menjelaskan, dengan kurs rupiah pada nota keuangan yakni Rp 14.400 per dolar AS anggaran subsidi energi sebesar Rp 156,53 triliun.

"Dalam subsidi BBM dan Elpiji dan listrik, masing-masing ada carry over Rp 5 triliun ke tahun anggaran berikutnya," kata Suahasil di ruang rapat Banggar DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/2018).

Jika dirinci, anggaran subsidi energi yang sebesar Rp 157,79 triliun ini terdiri dari subsidi BBM dan Elpiji menjadi sebesar Rp 100,68 triliun atau naik Rp 616,50 miliar dari asumsi awal. Sementara, subsidi listrik naik Rp 642,7 miliar dari asumsi awal menjadi Rp 57.107,1 triliun.

Lebih rinci lagi, subsidi BBM menjadi Rp 33,60 triliun, subsidi Elpiji 3 kg menjadi Rp 72,32 triliun.

Total anggaran subsidi ini juga telah mendapat persetujuan dari Banggar DPR RI dan akan menjadi bahan diskusi pada rapat kerja antara pemerintantah yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Banggar, dan masih memiliki potensi perubahan seiring berlangsungnya raker tersebut.(yn)

tag: #esdm  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement