BKPRMI Tegaskan Dakwah Ulama Dilindungi Konstitusi
Oleh bara ilyasa pada hari Kamis, 20 Sep 2018 - 06:28:03 WIB

Bagikan Berita ini :

71bkprmi.jpg
Sumber foto : bara ilyasa - teropongsenayan
Rakernas BKPRMI tahun 2018 dan Apel 10.000 kader BKPRMI di Sukabumi Jawa Barat, Rabu (19/9/2018)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Said Aldi Al-idrus mengecam persekusi kepada ustad yang istiqomah memberikan dakwah di seluruh Indonesia.Apalagi, kegiatan dakwa ulama telah diatur dan dilindungi konstitusi.

"Mengecam persekusi atau penghadangan terhadap ulama yang sedang melakukan aktivitas dakwah di seluruh Indonesia," kata Said dalam keterangan pers yang diterima awak media, Rabu (19/9/2018).

Said melanjutkan, penyampaian dakwah oleh para ulama telah diatur oleh konstitusi. Menurutnya, kelompok yang menghalangi dakwah ulama merupakan tindakan mengadu domba sesama muslim.

"Konstitusi menjamin tidak boleh ada kelompok kelompok masyarakat yang menghalangi ataupun mempersekusi ulama yang melaksanakan dakwahnya. Kalau ada kelompok masyarakat yang menghalangi dakwah ulama, ini ingin mengadu domba anak bangsa," ungkap Said di sela sela acara Rakernas BKPRMI tahun 2018 dan Apel 10.000 kader BKPRMI di Sukabumi Jawa Barat.

DPP juga mengimbau kepada seluruh kader BKPRMI se-Indonesia untuk tidak terpancing dengan kondisi tersebut agar kesatuan dan persatuan umat Islam terjadi.(plt)

tag: #umat-muslim  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING