Kubu Prabowo-Sandi Minta Aparat Tak Represif ke Mahasiswa
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 20 Sep 2018 - 17:09:57 WIB

Bagikan Berita ini :

82Yandri_Susanto.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Yandri Susanto

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Aksi unjuk rasa para mahasiswa di sejumlah daerah tidak harus disikapi dengan tindakan represif oleh aparat kepolisian. Hal itu yang diminta koalisi Prabowo-Sandiaga.

"Kami melihat kondisi kekinian banyak demo mahasiswa yang hadapi perlakuan represif dari aparat," kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Yandri mengatakan, adanya aksi mahasiswa belakangan ini menunjukkan kondisi negara sedang carut marut. 

Ia menuturkan, para Sekjen partai pengusung bakal Capres Prabowo-Sandi menyoroti aksi demonstrasi mahasiswa. Sebab, segala kritikan mahasiswa sudah sepatutnya diserap pemerintah.

"Tim Prabowo-Sandi minta, agar aparat tidak lakukan hal-hal di luar kewajaran terhadap demo mahasiswa," ujarnya.

"Kami prihatin, beberapa daerah yang terjadi demo mahasiswa, tetapi dihadapi represif. Itu pembahasan selain Timses," kata Yandri.(yn)

tag: #mahasiswa-melawan  #aksi-mahasiswa  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING