Oleh Alfin Pulungan pada hari Kamis, 22 Okt 2020 - 08:08:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebut Omnibus Law Untungkan Mahasiswa, Moeldoko: Yang Paham Tidak Akan Turun ke Jalan

tscom_news_photo_1603328876.jpg
Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko bersama mahasiswa. (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja bertolak belakang dengan manfaat yang bisa dihasilkan peraturan tersebut.

Pasalnya, menurut Moeldoko, UU yang dianggap merugikan rakyat tersebut justru akan menguntungkan masyarakat, terutama mahasiswa yang akan mencari kerja.

"Ada kondisi paradoks di sini. Salah satu urgensi pembentukan UU Cipta Kerja adalah alasan bonus demografi, demi anak-anak muda yang sekarang turun ke jalan ini," kata Moeldoko di Kompleks Istana, Rabu, 21 Oktober 2020.

Keuntungan lain yang didapat, kata Moeldoko, UU ini akan menyederhanakan birokrasi dan regulasi sebagai prasyarat mempermudah investasi. Jika birokrasi sudah disederhanakan, lanjut dia, maka keuntungan berikutnya adalah akan mempermudah investor asing membuka lapangan pekerjaan di Indonesia.

"Siapa yang menikmati? Tentu anak-anak saya yang saat ini ada di jalanan," ujar mantan Panglima TNI ini.

Sebab itu, kata Moeldoko, mahasiswa yang tahu dan paham manfaat Omnibus Law tersebut pasti tidak akan turun ke jalan untuk aksi. Sebaliknya, mereka yang turun ke jalan ada kemungkinan belum memahami isi beleid tersebut.

"Kalau mereka dipahamkan, maka dia pasti tidak akan turun ke jalan karena pemerintah sungguh memikirkan nasib mereka," katanya.

Sementara itu, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) hingga kini masih berharap presiden mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu) untuk membatalkan UU Cipta Kerja, sebelum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2020 mendatang.

Para mahasiswa mengancam akan membuat kegentingan nasional, jika saja Presiden Jokowi tidak mengeluarkan Perpu tersebut.

tag: #uu-cipta-kerja  #aksi-mahasiswa  #moeldoko  #ksp  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Imbas Penangkapan Menteri KKP, Pengamat Beberkan Nasib Gerindra Di Koalisi

Oleh Givary Apriman
pada hari Rabu, 25 Nov 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kabar penangkapan Menteri KKP, Edhy Prabowo, oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup mengejutkan publik.  Edhy Prabowo ditangkap KPK atas dugaan korupsi ...
Berita

Firly: Tadi Malam KPK Amankan Menteri KKP Edhy Prabowo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membenarkan, jika Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo telah diamankan oleh lembaga anti-rasuah ...