Keluhan Nasi Kotak Pendukung Jokowi, Hingga Salaman Sandiaga
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 23 Sep 2018 - 11:12:52 WIB

Bagikan Berita ini :

33IMG-20180923-WA0009.jpg.jpg
Sumber foto : Mandra.TeropongSenayan.dok
Relawan Pro Jokowi (Projo) dan relawan Golkar-Jokowi (GoJo) protes karena belum mendapatkan nasi kotak, di acara deklarasi kampanye damai yang digelar KPU RI di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018).

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Deklarasi kampanye damai yang digelar KPU RI di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018), meninggalkan penggalan cerita menarik.

Mulai dari massa ormas Pro Jokowi (Projo) dan relawan Golkar-Jokowi (GoJo) yang protes karena belum mendapatkan nasi kotak, hingga rasa girang masyarakat karena bisa melihat langsung calon presiden-calon wakil presiden jagoan masing-masing.

Baik paslon Joko Widodo-Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama-sama menggunakan mobil golf berkapasitas enam orang saat melakukan karnaval kampanye damai ini.

Pantauan TeropongSenayan, beberapa massa dari relawan Projo dan GoJo yang berkumpul di silang Monas, Jalan Merdeka Barat, mengeluh atas lambannya distribusi nasi kotak.

Mereka geram dan sempat mencak-mencak karena sudah datang sejak pagi dan mengikuti karnaval dengan rute kurang lebih satu kilometer, yakni dari silang Monas, Patung Arjuna, dan silang Monas kembali.

"Lama banget nasi kotaknya dateng. Kita sudah Laper," kata salah satu massa Projo dari Jakarta Pusat, yang tak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu, Rudi (35) bersama istrinya yang membawa anaknya masih berumur tiga tahun mengaku bahagia bisa datang ke Monas hari ini.

Sebab, Rudi sendiri tidak tahu bahwa ada pawai karnaval Capres-Cawapres yang meriah ini.

"Tadi saya sempat lambaikan tangan ke Pak Jokowi, terus dia lihat saya," ujar Rudi dengan ekspresi wajah senang.

"Saya juga sempat salaman dengan Mas Sandiaga, ternyata kedua Capres-Cawapres tersebut ramah," ucap Rudi warga Jakarta Barat itu. (Alf)

tag: #kpu  #jokowimaruf-amin  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING
TSTRENDING