Berita
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 30 Sep 2018 - 11:45:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Protes Kebijakan Mendag Soal Impor Beras, KSPI Bakal Gelar Aksi Besar-besaran

5720141002_114549_demo-buruh-kspi.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Kebijakan impor beras yang dilakukan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terus menuai polemik.Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bahkan berencanamenggelar aksi unjuk rasa besar-besaran untuk menyikapi kebijakan tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar SCahyono mengatakan, demo besar-besaran akan dilakukan pada Senin (1/10/2018) di kantor DPP NasDem, Jakarta.

"Aksi KSPI ke kantor DPP NasDem dilakukan, karena Menteri Perdagangan berasal dari kader Nasdem. KSPI berpendapat, kebijakan impor tersebut merugikan buruh, petanidan rakyat kecil," kata Kahar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (30/9/2018).

Selain ke kantor NasDem, ujar Kahar, aksi juga akan dilanjutkan ke gedung Kementerian Perdagangan, gedung Bank Indonesia, dan Istana Merdeka.

"Target aksi tersebut juga sekaligus untuk menolak rencana kegiatan konvensi internasional yang akan digelar di Bali pada tanggal 8-14 Oktober untuk menentang annual meeting IMF-World Bank," ucapnya.

Kahar menegaskan, KSPI tetap akan 'menggeruduk' kantor NasDem meskiDewan Pimpinan Pusat Gerakan Massa Buruh NasDem memberikan peringatan atau somasi terbukakepada Said Iqbal selaku Presiden DPP FSPMI dan Presiden KSPI agar tidak malakukan aksi ke kantor partai besutan Surya Paloh itu.

"Tujuan aksi ini untuk meminta agar Partai NasDem memanggil dan meminta penjelasan kepada Menteri Perdagangan terkait dengan kebijakan impor yang tetap dilakukan," kata Kahar menjelaskan.

"Jadi tidak ada maksud KSPI dan FSPMI ingin membuat sesuatu yang merugikan Partai NasDem sebagaimana yang disampaikan oleh sayap Partai NasDem dalam somasinya," tambah dia.

Selain soal impor, pinta Kahar, buruh juga ingin menyampaikan aspirasi kepada Partai NasDem agar tidak "mengkriminalisasikan" Rizal Ramli. Menurutnya, kritik mantan Menko Kemaritiman itu kepada Menteri Perdagangan merupakankritiik membangun.

"Buruh Indonesia mengharapkan kerendahan hati Partai NasDem untuk tidak meneruskan persoalan hukum Rizal Ramli maupun melakukan somasi terhadap pimpinan FSPMI-KSPI dan masyarakat sipil lainnya yang ingin menyampaikan aspirasinya kepada Partai NasDem," katanya.(yn)

tag: #kspi  #impor-beras  #partai-nasdem  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Buru Teroris Kelompok Ali Kora, Komjen Listyo Harus Tuntaskan Operasi Tinombala

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 19 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pengamat terorisme dari Community of Ideological Islamic Analyst, Harits Abu Ulya mengatakan tantangan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri yakni ...
Berita

Antam Ajukan Banding Setelah Divonis Wajib Ganti Rugi 1,1 Ton Emas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-PT Aneka Tambang Tak (Persero) mengajukan banding atas gugatan pengusaha asal Surabaya, Budi Said terkait pembelian emas di butik Antam. “Kami menegaskan bahwa ...