Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 29 Apr 2015 - 10:47:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Intelijen Harus Waspadai Ancaman Pasca Eksekusi Terpidana Mati

78teguh juwarno.jpg
Teguh Juwarno (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Intelijen harus meningkatkan kewaspadaannya pasca eksekusi delapan warga negara asing terpidana mati kasus narkoba.

"Intelijen harus mengetahui berbagai potensi-potensi yang dapat mengancam wilayah kedaulatan NKRI," kata anggota Komisi I DPR Tegus Juwarno, Rabu (29/04/2015).

Menurut anggota Dewan dari FPAN ini, akhir-akhir ini sudah terungkap berbagai upaya dan ancaman intelijen negara lain terhadak kedaulatan NKRI.

"Jadi tergantung intelijen kita harus mensikapinya untuk melakukan kontra intelijen," katanya.

Lebih lanjut, Teguh juga menekankan agar intelijen memaksimalkan sumber-sumber yang dimiliki, untuk menetralisir dan meminimalisir berbagai bentuk ancaman dari luar.

"Tantangan intelijen adalah memastikan bahwa ancaman-ancaman pasca eksekusi tidak ada. kalau sampai ada apa-apa kan namanya kebobolan," singkat dia. (ss)

tag: #waspadai intelijen  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...