Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 17 Nov 2018 - 15:54:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketum PBNU Said Aqil Imbau Warga NU Tak Ikut Aksi Reuni 212

20said-aqil-minta-penyebar-hoaks-ditangkap_m_164080.jpeg.jpeg
Ketum PBNU Said Aqil dan Kapolri Tito Karnavian. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Sirajmengimbau agar warga NU tidak ikut terlibat dalam aksi reuni 212.

Dia meminta warga NU untuk fokus terlibat menyukseskan pemilu 2019 yang akan datang.

"NU mari kita sukseskan pemilu yang akan datang, aman damai, luberjurdil. Nggak ada urusan kita 212," kataSaid saat ditanyakan soal rencana aksi reuni alumni 212 yangdimotori Persaudaraan Alumni (PA) 212,di Gedung LPOI, Jalan Kramat VI, Jakarta Pusat, Sabtu (17/18/2018).

Meski begitu, Said mempersilakanrencana pelaksanaan aksi reuni alumni 212 tersebut. Asal tidak memiliki tendensi politik.

Tendensi politik yang dimaksud Said adalah upaya melengserkan Presiden Jokowi di tengah jalan.

Said mengaku tak mempermasalahkan digelarnya reuni 212 tersebut.

"Sebatas dia mensiarkan reuni ya terserah, asal tidak ada tendensius politik, boleh-boleh saja," ujar Said.

"Sistem presidensial Jokowi harus sampai 5 tahun, tidak boleh Jokowi dilengserkan di tengah jalan, kecuali melanggar pancasila, UU45. Kami pernah alami sejarah buruk ketika punya presiden Gus Dur. Saat itu 2, 3 bulan dilengserkan tanpa kesalahan yang prinsip," tutur Said.

Sebelumnya, Ketua Persaudaraan Alumni 212,Slamet Ma'arif mengatakan reuni Aksi 212 sedang dipersiapkan.

Slamet menjabarkan Aksi 212 bulan depan tidak jauh berbeda dengan aksi pada 2016 silam.

Dia mengatakan, sudah ada beberapa peserta aksi yang menyewa gerbong kereta sampai memesan tiket pesawat.

"Tidak beda jauh dengan 212 tahun 2016 dari berbagai provinsi sudah siap. Sudah ada yang sewa beberapa gerbong kereta. Sudah beli tiket pesawat, insyaallah kita silaturahim lagi, kita akan tausiah, zikir, sekaligus memperingati Maulid Nabi di hari Ahad, bulan Desember tanggal 2," kata Slamet di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, Jumat (9/11/2018) lalu. (Alf)

tag: #pbnu  #aksi-212  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Belum Bisa Atasi Krisis Ekonomi, RR Sebut Pemerintah Hanya Memanfaatkan Pencitraan

Oleh Givary Apriman
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Rizal Ramli mengatakan kalau krisis ekonomi yang disebabkan pandemi virus corona masih menjadi pekerjaan rumah pemerintahan Jokowi. Rizal berpandangan, kalau virus asal ...
Berita

Fikri Faqih: Perluas Jaringan E-commerce Bantu Usahawan Bertahan di Era Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Era Pandemi yang memotong mobilitas fisik masyarakat menjadi momen kejayaan bagi dunia digital. Tak ayal, banyak di antaranya sektor usaha memanfaatkan betul ketersediaan ...