Berita
Oleh ferdiansyah pada hari Minggu, 16 Des 2018 - 22:01:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Kader dan Alumni HMI Rayakan Tiga Tahun KFJS Jogja

36IMG-20181216-WA0027.jpg.jpg
Kader dan Alumni HMI Rayakan Tiga Tahun KFJS Jogja (Sumber foto : ist)

YOGYAKARTA (TEROPONGSENAYAN)–Kader dan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Yogyakarta merayakan tiga tahun terbentuknya KAHMI Forever Jalan Sehat Jogja (KFJS Jogja), di Masjid Margoyuwono, Jalan Langenastran, Panembahan, Kraton, Yogyakarta Minggu (16/12/2018) pagi.

Koordinator Peringatan Tiga Tahun KFJS Jogja, Retna Susanti, SH mengatakan, KFJS Jogja selama tiga tahun terbentuk, rutin berkegiatan setiap dua minggu sekali. Menurutnya KFJS telah terbukti menguatkan tali silaturahmi antar keluarga besar HMI dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Yogyakarta,

“Kami dari lintas generasi, lintas perguruan tinggi, bahkan lintas daerah (Cabang) asalnya. KFJS Jogja tak hanya beranggotakan alumni dari Cabang Jogja dan Bulaksumur saja, tapi juga menghimpun alumni dari seantero nusantara yang kini tinggal di Yogyakarta,” kata Retno di sela-sela kegiatan.

Meski dari beragam latar belakang profesi asal daerah dan lintas generasi, namun melalui wadah KFJS Jogja, kader dan alumni HMI tetap menjalin kekeluargaan dengan baik.

Selain itu, kata Retno, Kegiatan KFJS bukan hanya sekadar jalan sehat. KFJS Jogja, selain fokus untuk membiasakan para anggotanya untuk hidup sehat juga aktif dalam kegiatan keagamaan, sosial, budaya, dan Pendidikan.

“Setiap kegiatan Jalan Sehat, kita juga gelar diskusi santai membahas berbagai persoalan baik daerah maupun nasional sembari sarapan sehat. Hari ini kita temanya Tiga Tahun KFJS Jogja Menghimpun Keberagaman Alumni HMI Nusantara. Ini sekaligus menyikapi tahun politik, jangan sampai karena berbeda referensi atau afiliasi politik, silaturahmi menjadi renggang apalagi putus,” tutur Retna yang juga Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni HMI Daerah Istimewa Yogyakarta (MW KAHMI DIY).

Mantan Pengurus HMI Cabang Bulaksumur ini berharap, menghadapi Pemilu 2019, sebagai Alumni dan Kader HMI yang dibentuk menjadi intelektual pembaharu, tidak menunjukkan sikap-sikap yang tidak mendidik. Misalnya, menjadi pendukung Capres dengan cara-cara yang di luar batas etika, sehingga merusak persaudaraan antar sesama keluarga besar HMI,

“Insya Allah, keluarga besar KFJS Jogja Istimewa tidak menjadi simpatisan atau pendukung (Parpol atau Capres) yang mengesampingkan nalar intelektual dan tetap menjaga silaturahmi dalam keberagaman. Inilah yang kami syukuri,” imbuh advokat lulusan FH UGM ini.

Dalam Peringatan Tiga Tahun KFJS Jogja, puluhan kader dan alumni HMI yang hadir saling berbagi makanan, minuman dan buah-buahan sehat. Usai acara, para Pegiat KFJS Jogja juga menyempatkan silaturahmi menjenguk anggota KFJS Jogja yang sedang sakit di rumahnya. (*) di Masjid Margoyuwono, Jalan Langenastran, Panembahan, Kraton, Yogyakarta Minggu (16/12/2018) pagi.

Koordinator Peringatan Tiga Tahun KFJS Jogja, Retna Susanti, SH mengatakan, KFJS Jogja selama tiga tahun terbentuk, rutin berkegiatan setiap dua minggu sekali. Menurutnya KFJS telah terbukti menguatkan tali silaturahmi antar keluarga besar HMI dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal di Yogyakarta,

“Kami dari lintas generasi, lintas perguruan tinggi, bahkan lintas daerah (Cabang) asalnya. KFJS Jogja tak hanya beranggotakan alumni dari Cabang Jogja dan Bulaksumur saja, tapi juga menghimpun alumni dari seantero nusantara yang kini tinggal di Yogyakarta,” kata Retno di sela-sela kegiatan.

Meski dari beragam latar belakang profesi asal daerah dan lintas generasi, namun melalui wadah KFJS Jogja, kader dan alumni HMI tetap menjalin kekeluargaan dengan baik.

Selain itu, kata Retno, Kegiatan KFJS bukan hanya sekadar jalan sehat. KFJS Jogja, selain fokus untuk membiasakan para anggotanya untuk hidup sehat juga aktif dalam kegiatan keagamaan, sosial, budaya, dan Pendidikan.

“Setiap kegiatan Jalan Sehat, kita juga gelar diskusi santai membahas berbagai persoalan baik daerah maupun nasional sembari sarapan sehat. Hari ini kita temanya Tiga Tahun KFJS Jogja Menghimpun Keberagaman Alumni HMI Nusantara. Ini sekaligus menyikapi tahun politik, jangan sampai karena berbeda referensi atau afiliasi politik, silaturahmi menjadi renggang apalagi putus,” tutur Retna yang juga Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni HMI Daerah Istimewa Yogyakarta (MW KAHMI DIY).

Mantan Pengurus HMI Cabang Bulaksumur ini berharap, menghadapi Pemilu 2019, sebagai Alumni dan Kader HMI yang dibentuk menjadi intelektual pembaharu, tidak menunjukkan sikap-sikap yang tidak mendidik. Misalnya, menjadi pendukung Capres dengan cara-cara yang di luar batas etika, sehingga merusak persaudaraan antar sesama keluarga besar HMI,

“Insya Allah, keluarga besar KFJS Jogja Istimewa tidak menjadi simpatisan atau pendukung (Parpol atau Capres) yang mengesampingkan nalar intelektual dan tetap menjaga silaturahmi dalam keberagaman. Inilah yang kami syukuri,” imbuh advokat lulusan FH UGM ini.

Dalam Peringatan Tiga Tahun KFJS Jogja, puluhan kader dan alumni HMI yang hadir saling berbagi makanan, minuman dan buah-buahan sehat. Usai acara, para Pegiat KFJS Jogja juga menyempatkan silaturahmi menjenguk anggota KFJS Jogja yang sedang sakit di rumahnya. (plt)

tag: #kahmi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...
Berita

Guru Besar UNS: Indonesia Sudah Siap Masuk Tahun Ajaran Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Joko Nurkamto menilai Indonesia sudah bisa memulai pendidikan tahun ajaran baru 2020/2021 dalam situasi pandemi ...