Berita

Di Daerah, Masyarakat Berebut Dirikan Cabang Seknas Prabowo-Sandi

Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 09 Jan 2019 - 15:48:04 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

60rps20190109_154528.jpg.jpg

Diskusi bertajuk 'Topic of The Week, Adios Jokowi?' di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019). (Sumber foto : TeropongSenayan.dok)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Euforia mengganti kepemimpinan nasional pada Pilpres 2019 mendapatkan respon positif publik. 

Hal tersebut tampak dari antusias masyarakat dalam merespon didirikannya cabang-cabang posko Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandi di sejumlah daerah di Tanah Air.

Ketua Seknas Mohamad Taufik mengungkapkan, bahwa pendirian kantor Seknas di beberapa daerah disambut antusias warga.

“Sekarang, Seknas sudah ada di 15 kabupaten di Jawa,” kata Taufik dalam sambutan diskusi bertajuk 'Topic of The Week, Adios Jokowi?' di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Dalam kesemptan ini, hadir sebagai pembicara Pengamat politik, Rocky Gerung, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mantan komisioner KPU, Chusnul Mar'iyah.

Taufik yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI itu menceritakan, bahwa sempat ada kekhawatiran terjadi penolakan ketika tim Prabowo-Sandi akan meresmikan posko Seknas di tanah kelahiran petahana Jokowi di Solo, Jawa Tengah, awal Januari lalu.

Tetapi, lanjut dia, faktanya masyarakat Solo justru sangat antusias daerahnya dijadikan markas pemenangan Prabowo-Sandi. Mereka ingin ada perubahan dan pergantian Presiden dan Wakil Presiden pada April 2019 mendatang.

“Bahkan, sampai ada warga yang menawarkan rumahnya dijadikan posko pemenangan pasangan nomor urut 02 di Solo. Dan Posko Seknas di Solo jaraknya hanya 300 meter dari rumah Jokowi. Tidak ada penolakan. Artinya, memang mereka ingin 2019 ganti presiden,” terang Taufik didampingi Cawapres Sandiaga Uno.

Selanjutnya, Taufik mengungkapkan, Seknas Prabowo-Sandi kembali akan meresmikan posko di Surabaya, Jawa Timur pada 15-16 Januari 2019. 

Hal ini sesuai permintaan masyarakat setempat yang menginginkan pergantian pemimpin nasional.

"Ini bukti, desakan perubahan untuk Indonesia lebih baik sangat dirindukan. Posko Seknas di daerah itu hasil sumbangan masyarakat. Ini adalah gerakan rakyat ganti presiden,” tegas Taufik.

Taufik menambahkan, Seknas Prabowo-Sandi di daerah akan menjadi lokomotif dalam membantu gerakan pemenangan Prabowo-Sandi. 

“Jateng, Jatim, dan Jabar akan kita pastikan menjadj lumbung suara PADI atau Prabowo-Sandi. Kami, yakin bisa dapat suara signifikan di tiga tanah Jawa itu. Karena, banyak masyarakat yang ingin mendirikan posko, banyak orang yang menawarkan. Artinya orang pada berani muncul di tengah-tengah masyarakat,” beber Taufik.

Taufik menegaskan, di sisa masa kampanye ini pihaknya akan terus memerkuat konsolidasi pemenangan Prabowo-Sandiaga, dengan membuat Posko Seknas Prabowo-Sandi menjadi salah satu pintu menangkap aspirasi rakyat.

“Jangan anggap remeh suara-suara masyarakat kecil. Kami akan terus kerja keras dan kerja cerdas. Kami tak pernah lelah konsolidasi menemui langsung masyarakat. Kita pastikan pintu posko Seknas di Jakarta dan daerah lain selalu terbuka untuk rakyat. Silakan sampaikan aspirasi. Karena kemenangan Prabowo-Sandi sudah di depan mata,” tutup Taufik. (Alf)

tag: #prabowosandiaga  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :