Bisnis
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 15 Feb 2019 - 08:25:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Jalan Tol Bukan Solusi untuk Tekan Biaya Logistik

tscom_news_photo_1550193920.jpg
Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri menyebut jalan tol bukanlah solusi efektif untuk menurunkan biaya logistik.

"Jalan tol bukan solusi untuk logistik. Kalau memperlancar mudik iya, tapi tidak untuk logistik. Indonesia akan hebat kalau logistiknya pindah dari truk ke kapal," katanya di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Faisal mengatakan biaya logistik akan turun signifikan jika ada perpindahan dari transportasi darat ke laut. Pasalnya, hanya sekitar 10 persen saja logistik di Indonesia yang diangkut lewat laut. Sisanya,masih diangkut dengan truk sehingga membuat ongkos logistik menjadi mahal.

"Laut itu membuat murah. Mahal itu karena diangkut pakai truk, lewat Tol Trans Jawa-Trans Sumatera. Ongkos angkut dengan truk kan per kilogram mahal, muatnya juga sedikit. Bandingkan dengan mangga Brazil yang ongkos angkutnya bisa sampai nol karena kapal bisa bawa sampai 20 ribu ton," katanya.

Faisal sendiri mengakui pembangunan infrastruktur jalan tol memang mengurangi biaya logistik, terlebih jika nanti ada penyesuaian tarif. Jalan tol juga disebutnya bisa memangkas waktu tempuh perjalanan.

"Namun, tidak signifikan mengurangi biaya logistik secara nasional. Mungkin biayanya lebih murah dibandingkan sebelumnya tapi kita akan kalah saing dengan produk luar negeri," katanya.

Ia mencontohkan saat ini pabrik obat di Medan lebih memilih mengimpor botol obat dari Guangzhou ketimbang membeli barang serupa dari Jawa.

Pasalnya, harga botol di Jawa mencapai 827 dolar AS per kontainer sementara barang serupa dari China hanya 600 dolar AS per kontainer.

"Jadi ya turun (biaya logistik) tapi tidak akan mampu melawan rendahnya harga produk yang dikirim dari luar negeri lewat laut," tuturnya.(plt)

tag: #proyek-infrastruktur  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...