Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Sabtu, 09 Mar 2019 - 13:13:58 WIB
Bagikan Berita ini :
Tahun Ini

Kementan Siap Bentuk 850 Kelompok Santri Tani Millenial

tscom_news_photo_1552112038.jpg
Peternakan ayam (Sumber foto : Istimewa)

CIREBON (TEROPONGSENAYAN) -- Badan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian tahun ini akan membentuk 850 Kelompok Santri Tani Millenial (KSTM) di Jawa Barat (Jabar) terutama di bidang budi daya ternak ayam.

"Kelompok Santri Tani Millenial di Jabar yang akan kami tumbuhkan tahun ini ada 850 kelompok," kata Kepala Badan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (PPSDMP) Kementan, Momon Rusmono di Cirebon, Jabar, Sabtu (9/3/2019).

Nantinya, menurut Momon, pada setiap kelompoknya nanti terdapat 20-30 santri yang akan diberikan bantuan berupa ayam, kandang, obat-obatan, dan pelatihan budi daya.

"Masing-masing Kelompok Santri Tani Millenial ini akan mendapatkan bantuan sekitar 500 ekor ayam, kandang, pakan dan obat-obatan termasuk ada pelatihan," jelasnya.

Perlu diketahui, program Kelompok Santri Tani Millenial, merupakan upaya dari Kementan untuk menciptakan santri yang ahli dalam bidang pertanian, khususnya di bidang budi daya ternak ayam.

"Santri ini diharapkan tidak hanya aktif Agama, tapi juga mempunyai keahlian lain," harap Momon.

Masih menurut Momon, Kementan juga akan memberi pelatihan kepada 10 santri yang tergabung dalam Kelompok Santri Tani Millenial tentang bagaimana cara budi daya ayam dan juga memasarkannya.

"Kami akan latih 10 orang melakukan budi daya ayam termasuk terkait pemasaran dan sebagainya," pungkasnya. (ahm)

tag: #kementerian-pertanian  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...