Editorial
Oleh Pamudji Slamet pada hari Selasa, 26 Mar 2019 - 14:20:57 WIB
Bagikan Berita ini :

Kampanye Terbuka, Panggung Siapa?

tscom_news_photo_1553584857.jpeg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

Momentum kampanye terbuka sudah tiba. Ini waktunya dua Paslon Pilpres 2019 bertemu massa pendukungnya. Silakan bertanya, bicara, atau sekadar beretorika. Ini panggung Anda.

Tapi tunggu dulu, benarkah kampanye terbuka adalah panggung Anda? Jika definisi panggung adalah tempat agak tinggi, yang terpasang di depan kerumunan massa, maka benar itu adalah panggung Anda. Panggung secara fisik maksudnya. Tapi kampanyenya sendiri, yang dihadiri dan dipenuhi lautan manusia, benarkah itu panggung Anda? Belum tentu.

Pasti ada alasan di balik kedatangan lautan manusia di kampanye terbuka. Ingin menatap wajah capres/cawapres secara langsung, mungkin salah satunya. Bisa jadi, mereka juga ingin mendengar orasi kandidat calon pemimpinnya, secara langsung pula. Namun, ada alasan lain, yang pasti capres/cawapres sudah tahu. Mereka ingin pula dilihat dan didengar secara langsung oleh sang capres/cawapresnya.

Jika tujuan terakhir yang menjadi alasan massa mendatangi lokasi kampanye,maka tidak berlebihan bila panggung kampanye didedikasikanuntuk mereka. Tidak berlebihan pula, bila sang capres/cawapres berkenan berbagi panggung dengan mereka.

Percayalah, inilah saat massa pendukung Anda ingin dilihat dan didengar. Lihat wajah gembira mereka, senyum haru mereka, serta tatapan bahagia mereka. Dengar tutur kata mereka, narasi harapan mereka, serta kalimat keyakinan mereka. Sekali lagi, inilah saat massa pendukung Anda (wahai para calon pemimpin bangsa), ingin dilihat dan didengar secara langsung.

Rakyat, konstituen, massa pendukung (atau apapun sebutannya) membutuhkan interaksi langsung dengan calon pemimpinnya. Ini penting, agar pada Hari H pencoblosan, tak ada keraguan saat mereka mencoblos gambar Anda. Mereka percaya, bahwa gambar yang dicoblos adalah wajah capres dan cawapres yang bersedia melihat dan mendengar rakyatnya secara langsung. (*)

tag: #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Editorial Lainnya
Editorial

Redam Harga Masker!

Oleh Firdaus
pada hari Selasa, 18 Feb 2020
Belakangan ini masyarakat terkejut dengan lonjakan harga masker hingga lebih 100% dan barangnya langka di beberapa apotik di Jakarta maupun daerah lainnya. Bahkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha ...
Editorial

Degradasi Etika Pejabat

Keputusan Pemerintah menentukan Pangkalan Militer TNI di komplek Pangkalan Udara Raden Sajad Kepulauan Natuna untuk lokasi observasi 238 WNI dari Wuhan, China, adalah keputusan yang tepat. Pertama, ...