Berita

Didampingi Puan, Megawati Ingatkan Warga Solo Tak Golput

Oleh Ferdiansyah pada hari Minggu, 31 Mar 2019 - 19:18:14 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1554034694.jpg

Megawati Soekarnoputri saat menghadiri Kampanye Rapat Umum di Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/3/2019). (Sumber foto : Ist)

SOLO (TEROPONGSENAYAN) --Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani menghadiri Kampanye Rapat Umum di Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/3/2019).

Megawati mengingatkan masyarakat Solo untuk tidak golput pada saat Pemilu 17 April 2019. Karena, menurutnya, Golput merupakan sikap pengecut dan tidak punya pendirian.

Mengawali sambutannya dihadapan 12 ribu massa PDI Perjuangan, Megawati mengungkapkan rasa rindunya kepada warga Solo Raya. Ia meminta agar warga Solo Raya untuk memilih Moncong Putih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Kita ingin membuat sejarah bahwa PDIP bisa menang dua kali berturut turut. 

Kuncinya gampang: waspada, waspada terhadap orang-orang bilang "ora usah coblos PDIP karena sudah menang"," kata Megawati.

Megawati menuturkan, jika bisa mendapatkan suara besar maka PDIP akan meraih dua kemenangan. Ia juga menghimbau para kader agar datang ke TPS.

"Jangan dengarkan orang, pasti nanti ada yang bilang gak usah ke TPS karena udah menang. Bilang tidak, saya akan berikan suara saya langsung. Untuk perlihatkan anda memang bersimpati jadi loyalis PDIP," ucap Megawati.

Selain itu, Megawati meminta agar masyarakat tidak Golput. Karena menurutnya, Golput adalah tindakan seorang pengecut.

"Saya ingin ingatkan, mereka semua yang denger sebagai WNI, maka jangan Golput. Golput itu pengecut. Tidak punya pendirian, harga diri. Ndak usah jadi WNI. Tapi kalau kalian merasa bangga sebagai WNI, nyoblos," tutur Putri Bung Karno tersebut.

Sementara itu, Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani yang ikut mendampingi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri mengatakan, di hari pertama kampanye terbuka PDIP setelah dinyatakan kampanye terbuka di Jawa Tengah yang perlu diwaspadai adalah berita hoax dan fitnah.

"Yang perlu waspada hoax, fitnah, berita gak bener. Sampikan ke masyarakat kalau itu hoax, gak ada adzan, perkawinan sesama jenis, pelajaran agama dihilangkan," ucap Puan.

Puan menuturkan, tujuan berkumpul dalam kampanye ini membuktikan karena warga ingin bersatu. Pesta demokrasi 5 tahunan ini bukan untuk memecah belah.

"Pemilu adalah untuk cari pemimpin untuk pimpin kita ke depan, bawa Indonesia maju, bawa NKRI. Siap atau tidak? Siaaap. Mau gak? Mauuuu. IsyaAllah menang presidennya jokowi-Ma"ruf Amin. Tapi harus juga menang partainya, PDIP," kata Puan.

Menjelang hari pencoblosan yang tinggal menghitung hari lagi, Puan menghimbau para kader untuk menjaga semua lini suara PDIP.

"Pemilu 18 hari lagi, jaga semua lini dan tempat yang ganggu. Jaga TPS yang ada, jangan tinggalkan TPS sampe suara kita selesai dihitung. Siap? Siaaap. Jangan lupa hari rabu coblos DPIP. Jangan liburan. Datang dulu ke TPS, kasih suaranya ke 01 dan PDIP," ujar Puan penuh semangat dihadapan puluhan ribu massa PDIP. (Alf)

tag: #megawati-soekarnoputri  #pdip  #pemilu-2019  

Bagikan Berita ini :