Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 06 Agu 2020 - 19:39:03 WIB
Bagikan Berita ini :

AHY: FPD adalah Etalase Partai Demokrat

tscom_news_photo_1596717543.jpg
Agus Harimurti Yudhoyono Ketua Umum Partai Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan pengarahan kepada Anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) di Gedung Kura-kura 2 DPR RI, Kamis (6/8) siang.

Dalam arahannya, Ketum AHY memaparkan perkembangan situasi global dan nasional terkait dua krisis yaitu krisis kesehatan Covid-19 dan krisis ekonomi-sosial yang menyertainya.

"Realitasnya, jumlah warga yang terpapar dan meninggal dunia akibat Covid-19 terus bertambah. Dan baru saja diumumkan bahwa Kuartal 2 ini ekonomi kita tumbuh -5,32 persen, dampaknya tentu pada meningkatnya angka kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan," kata AHY.

AHY menyampaikan instruksi dan arahan kepada seluruh pimpinan dan anggota FPD untuk terus fokus memperjuangkan segala upaya untuk menangani pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi rakyat.

"Jangan sampai gagal fokus, mana “api” dan mana “asapnya”. Kalau kita fokus memadamkan apinya (Covid-19), maka kita baru bisa menghilangkan asapnya (merosotnya ekonomi)," lanjutnya.

Selain terkait Covid-19, AHY juga berdiskusi tentang berbagai isu nasional lainnya, seperti respons dan aksi nyata Partai Demokrat, pilkada, dan FPD sebagai etalase Partai Demokrat.

"Saya bangga, hari ini untuk ketiga kalinya datang ke DPR RI. Tentu ini adalah kunjungan pertama setelah saya menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Saya bersyukur meskipun di tengah pandemi, saya bisa tetap menyapa secara langsung teman-teman dari Fraksi Partai Demokrat,” tutur AHY.

"Tadi, ketika diterima di lantai 9 di ruang fraksi kita, saya menyampaikan kepada pimpinan fraksi apresiasi saya kepada fraksi yang terus berbenah, termasuk fasilitas kantornya. Namun saya menyampaikan, kendati ruangan yang ada di lantai 9 itu cukup untuk 54 orang hari ini, tapi saya harap menjadi sangat tidak cukup untuk 2024 nanti," ucap AHY disambut tepuk tangan meriah para anggota FPD.

“Bukan isapan jempol, bukan hanya angan-angan tanpa dasar, tapi karena kita pernah sukses. Kita pernah memiliki 148 anggota DPR RI 2009 yang lalu," lanjut AHY.

AHY juga berharap FPD terus dapat hadir dalam setiap isu kebangsaan.

“Partai Demokrat harus selalu hadir dalam setiap isu kebangsaan. Bukan hanya berbicara politik praktis tentunya, tetapi banyak isu-isu hari ini yang patut kita diskusikan, kita elaborasi dan pada akhirnya menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan,” kata AHY.

Sebelumnya, Ketua FPD Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) mengucapkan selamat datang kepada Ketum AHY.

“Saya selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Ketua Umum AHY di rumah rakyat ini. Rumah kita bersama dalam mewujudkan aspirasi atau harapan rakyat,” tutur EBY. “Ke depan, kami Fraksi Demokrat akan terus memohon arahan, pandangan, dan masukan di era zaman now ini kepada Mas Ketum AHY,” lanjutnya.

Di saat yang bersamaan, EBY juga secara resmi meluncurkan Majalah Fraksi Partai Demokrat yang berisi informasi kegiatan para anggota FPD.

tag: #agus-harimurti-yudhoyono  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Sebut Pencopotan Karena G30-S PKI, Istana Sebut Gatot Nurmantyo Kebablasan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 23 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menepis tudingan Gatot Nurmantyo soal pencopotan jabatan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai panglima ...
Berita

Kuasa Hukum Bantah Dakwaan JPU: Pinangki Tidak Terima Uang 500.000USD

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Tim Kuasa Hukum, Dr Pinangki Sirna Malasari, S.H., M.H Sirna Malasari membantah dakwaan JPU menerima uang sebesar USD 500.000 dari Joko Soegiarto Tjandra (JST) untuk ...