Bisnis

Majukan Pertanian

BTN Bina 10.812 Petani di Purwakarta

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Jumat, 26 Apr 2019 - 20:07:21 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1556284041.jpeg

Dirut BTN Maryono bersama Menteri BUMN Rini Soemarno (Sumber foto : Dok BTN)

PURWAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melakukan pembinaan terhadap 145 kelompok tani di Purwakarta Jawa Barat. Kelompok tani dengan 10.812 anggota ini tersebar di kecamatan Pasawahan, Pondok Salam, dan Wanayasa.  

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pembinaan petani ini dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian dengan membangun Rice Milling Unit (Penggilingan Padi/RMU). Selain itu BTN juga ikut serta dalam mengembangkan pertanian organik terintegrasi, hingga pemberian kredit dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para petani.

"Pengembangan di tiga wilayah tersebut, tercatat telah memiliki dua RMU, yakni RMU Kecamatan Pasawahan dan RMU Kecamatan Kiarapedes,” kata dia saat meninjau RMU Kiarapedes, Purwakarta Jawa Timur bersama Menteri BUMN, Rini M Soemarno, Jumat (26/4/2019).

Lebih lanjut, Maryono menyatakan RMU Kecamatan Pasawahan yang telah beroperasi sejak Januari 2018 memiliki kapasitas 0,75 ton perjam.

“RMU ini menampung gabah dari kecamatan Pasawahan dan dari luar Purwakarta sebanyak 43 ton," katanya. 

Sementara itu, RMU di Kecamatan Kiarapedes yang beroperasi sejak November 2018 tercatat memiliki kapasitas 1,5 ton per jam sehingga dapat menghasilkan produksi sebesar 6-6,5 ton per hari.

"Kami bersyukur yang telah kita lakukan disini telah membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Purwakarta," ujarnya.

Selain RMU, BTN juga menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pemerintah Daerah Purwakarta untuk mengembangkan pertanian organik terintegrasi yakni dimulai dari proses pratanam hingga pasca panen. 

"Kami juga bisa secara tepat sasaran menyalurkan KUR bagi para petani. Dengan begitu, BTN berharap para petani tidak lagi terlibat dengan para tengkulak," paparnya.

Tak berhenti di situ, BTN juga dikatakan Maryono telah menyalurkan 2.393 kartu tani, diharapkan jumlah kartu tani dapat ditingkatkan sehingga banyak masyarakat yang menikmati kemudahan dari apa yang sudah diberikan oleh pemerintah bagi kesejahteraan para petani. 

“Perseroan akan terus meningkatkan penyaluran kartu tani sehingga semakin banyak petani yang bisa merasakan manfaat dari kartu tersebut,” ujarnya. 

Di tempat yang sama, Menteri BUMN Rini M Soemarno mengungkapkan pembangunan RMU dilakukan berkat bantuan Kementerian Pertanian atas kerjasama antar stakeholder yang dikoordinir BTN melalui Mitra BUMDes Bersama Waponsa. 

"Ini merupakan pilot project dimana kalau ini berhasil akan menjadi panduan untuk dilakukan di wilayah lainnya," ujar Rini.

Ditambahkan Rini, BUMN melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri telah banyak melakukan kegiatan positif bersama masyarakat di seluruh Indonesia. 

Ini merupakan bakti BUMN untuk Indonesia. Di bidang pertanian misalnya, berbagai pembangunan dan pengembangan terus dilakukan terutama sebagai wujud upaya ikut menyejahterahkan petani. 

"Berbagai upaya terkait dengan bidang pertanian seperti yang dilakukan di wilayah Jawa Barat, tidak hanya untuk menjawab dalam memenuhi kesejahteraan para petani, tapi juga untuk mendukung ketersediaan bahkan swasembada beras di Indonesia,” pungkasnya. (ahm)

tag: #bumn  

Bagikan Berita ini :