Bisnis
Oleh fitriani pada hari Kamis, 16 Mei 2019 - 21:55:21 WIB
Bagikan Berita ini :

INDEF Sebut Tahun Politik Mampu Menggerakkan Ekonomi

tscom_news_photo_1558018521.jpg
Forum diskusi yang digelar oleh Indosterling, di DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019). (Sumber foto : Fitri_TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menegaskan, bahwa tahun politik tidak berhubungan langsung dengan investasi. Sebaliknya, tahun politik mampu menggerakkan ekonomi.

Doktor Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian dengan Konsentrasi Ekonomi Pembangunan di Institut Pertanian Bogor ini mengatakan, hal itu terlihat dari besarnya pengeluaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digelontorkan pemerintah untuk penyelenggaraan pemilu.

"Sebenarnya kalau kita kaitkan dengan tahun politik, dari APBN yang digelontorkan oleh pemerintah saja lebih dari Rp 30 triliun. Belum dari partai-partai yang tersalurkan ke masyarakat, nah itu bisa dijadikan pemompa darah untuk menggerakkan ekonomi. Justru ini yang bisa meningkatkan produktivitas," ujar Enny, saat mengisi forum diskusi yang digelar oleh Indosterling, di DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

Enny menegaskan, untuk jangka pendek memang tahun memberikan pengaruh terhadap ekonomi. "Tapi untuk jangka panjang faktor politik tidak mempengaruhi pertumbuhan Investasi," tegasnya.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai penulis ini mengimbau, agar pemerintah tidak selalu mengambing hitamkan situasi global sebagai pemicu gejolak ekonomi nasional. Sebaliknya, pemerintah bisa mengambil keuntungan dari dampak gejolak perekonomian global, yang dipicu oleh perang dagang antara Amerika dan China.

Salah satu keuntungan adalah pola perpindahan investasi ke negara-negara emerging market.

"Situasi dunia memang mengalami perlambatan. Tapi ada dampak dari perlambatan ekonomi di beberapa negara maju, yang justru sebenarnya membawa berkah," pungkasnya. (plt)

tag: #ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...