Berita
Oleh Jihan Nadia pada hari Sabtu, 18 Mei 2019 - 10:25:05 WIB
Bagikan Berita ini :
Soal Kematian Ratusan Petugas KPPS

Din Syamsuddin: Presiden Harus Bersuara

tscom_news_photo_1558149905.jpeg
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin (Sumber foto : ist)

SOLO(TEROPONGSENAYAN)— Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomentar tentang kematian ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pemilu.

“Saya belum membaca dan mendengar secuil ungkapan keprihatianan. Menurut saya, Presiden Jokowi dan jajarannya harus bersuara, jangan hanya diam, karena diam itu membuka peluang kecurigaan,” ujar Din di Solo,Jawa Tengah. Jumat (17/05/2019).

Din juga mendesak pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) terkait hal itu.

“Kakau mau sekarang bentuk tim TGPF. Sebab, kalau ni di diamkan saja, maka akan terus berkembang dan jadi saling curiga, hal itu nggak bagus untuk bangsa, ” kata Din.

Jika TGPF dibentuk,lanjut Din, maka pelru segera dilakukan otopsi guna mencari penyebab kematian.

"Bagusnya diotopsi. Kalau nggak bisa semua, ya beberapa lah. Supaya bisa tahu apa yang terjadi, betulkah karena kelelahan,” jelas Din.(plt)

tag: #pemilu-2019  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Miliki Dewas Baru, LPDB-KUMKM diharapkan Makin Cepat Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional

Oleh windarto
pada hari Minggu, 12 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Prof. Rully Indrawan, berharap Lembaga Pengelola Dana Bergulir Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) dapat bekerja lebih ...
Berita

Ada Lebam di Tengkuk, Sebelum Dibunuh, Editor Metro TV Dianiaya Dulu

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polres Metro Jakarta Selatan terus menelusuri kasus dugaan pembunuhan salah satu editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polisi menyebutkan, terdapat luka lebam di tubuh korban. ...