Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Minggu, 09 Jun 2019 - 10:13:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Jika Jokowi Akomodir Demokrat, Pengamat: Pelihara Anak Macan

tscom_news_photo_1560045506.jpg
(Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai sinyal Demokrat merapat ke koalisi Jokowi semakin menguat pasca-pertemuan keluarga SBY yang diwakili Agus Harimurti Yudhoyono dan Ibas dengan Jokowi dan Megawati.

Menurut Karyono, jika Partai Demokrat masuk dalam koalisi pemerintahan akan ada implikasi politik lainnya. Karyono mengatakan implikasi politik itu adalah bisa menjadi batu loncatan AHY untuk melenggang sendiri maju di Pilpres 2024 tanpa Jokowi dan PDI Perjuangan.

"Jika hal ini yang terjadi maka sama saja ibarat memelihara anak macan," ujar Karyono saat dihubungi awak media, Jakarta, Minggu (9/6/2019).

Dia mengatakan keputusan mengakomodasi Demokrat boleh jadi merupakan kebutuhan pemerintahan Jokowi untuk menciptakan stabilitas politik dan pemerintahan.

Dengan keberadaan Demokrat, dukungan politik pemerintahan Jokowi di parlemen otomatis akan semakin kuat.

"Di periode kedua pemerintahan, Jokowi membutuhkan dukungan politik yang kuat untuk menuntaskan pembangunan," kata dia.

Karyono menekankan dengan masuknya Demokrat kepada koalisi Jokowi, bukan tidak mungkin justru akan "membonsai" Demokrat dan AHY itu sendiri. Karena pada Pemilu 2024 yang akan datang Demokrat belum tentu mendapat "coattail effect" atau efek ekor jas.

"Jika sendainya AHY sendiri yang menjadi menteri maka gerakan dan manuver politik AHY tidak bisa sebebas jika dia berada di luar pemerintahan," ujar dia.

Namun demikian, kata Karyono, jika memang ada skenario membangun koalisi antara Demokrat dengan PDI Perjuangan dalam Pilpres 2024 maka bergabungnya Demokrat ke dalam koalisi Jokowi sangat efektif sebagai awal yang baik untuk melakukan tahap-tahap strategi ke depan.

Meski demikian, hal tersebut tergantung skenario politik dan bagaimana masing-masing kekuatan politik saling memanfaatkan momentun dan peluang-peluang yang ada.

"Jauh dari hiruk-pikuk kepentingan politik, silahturahim para pemimpin bangsa seperti yang dilakukan keluarga SBY, Jokowi, Megawati, dan lainnya sangat dibutuhkan untuk merekatkan kembali persatuan yang sudah mulai retak dan menguatkan kembali nilai-nilai demokrasi yang belakangan mulai menurun," jelasnya. (Bara/Ant)

tag: #susilo-bambang-yudhoyono-sby  #partai-demokrat  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Selama Covid-19 TNI Tingkatkan Pengawasan di Daerah Perbatasan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 08 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Asops Kasad) Mayjen Surawahadi mengatakan bahwa TNI meningkatkan pengawasan terhadap pelintas batas negara yang legal ...
Berita

Masih Ingat Kasus Penyelundupan Harley Oleh Dirut Garuda? Simak Apa Kata Mahfud

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pada akhir tahun 2019, PT Garuda Indonesia dihebohkan dengan kasus penyelundupan spare part motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang melibatkan nama Direktur Utama ...