Berita

DPR: Aturan Masuknya Maskapai Asing Harus Jelas

Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 10 Jun 2019 - 16:32:57 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1560159177.jpg

Maskapai penerbangan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Anggota Komisi V DPR RI Rahmat Hamka Nasution tak menyoalkan jika wacana masuknya maskapai asing ke Indonesia. Hanya saja, kata ia, diperlukanya regulasi yang jelas untuk penerapan masuknya maskapai asing ke Indonesia.

"Yang penting regulasinya harus jelas," kata Hamka saat dihubungi, Senin (10/6/2019).

Asas tersebut mengharuskan perusahaan asing yang bergerak di bidang penerbangan harus bekerja sama dengan perusahaan Indonesia. Ia menjelaskan, mayoritas sahamnya tetap dimiliki oleh perusahaan dalam negeri. 

"Sahamnya tidak boleh 100 persen hanya 45 persen," tegasnya.

Masuknya maskapai asing dinilai dapat meningkatkan kompetisi di industri penerbangan yang dapat mendorong harga tiket menjadi lebih kompetitif. Pasalnya, dengan adanya kompetisi, akan mendorong terjadinya keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

"Jadi, di industri apa pun, kalau demand-supply berimbang, harga akan terkoreksi dengan angka ekuilibrium," kata politikus PDIP ini.

Presiden Jokowi  mewacanakan kebijakan open sky dengan mengundang maskapai asing masuk ke Indonesia untuk membuat industri penerbangan menjadi lebih kompetitif. Meski demikian, ia belum memiliki detail dari rencana tersebut. 

Pemerintah pun telah berupaya menurunkan harga tiket pesawat dengan menurunkan tarif batas atas (TBA) dan menaikkan toleransi tarif batas bawah (TBB). Selain itu, harga avtur juga telah diturunkan.

Adapun, industri penerbangan Tanah Air saat ini dikuasai oleh dua pemain besar, yakni Lion Air Group (Lion Air, Batik Air, dan Wings Air) dan Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, dan Nam Air). (ahm)

tag: #dunia-penerbangan  

Bagikan Berita ini :