Bisnis
Oleh fitriani pada hari Jumat, 21 Jun 2019 - 16:37:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Patuhi Pemerintah, Lion Turunkan Tiket Pesawat

tscom_news_photo_1561109854.jpeg
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Maskapai Lion Air mengikuti keputusan pemerintah tentang penurunan tarif tiket pesawat pada penerbangan domestik. Penurunan ini berlaku untuk kategori maskapai layanan minimum (no frills/low cost carrier).

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, pihaknya memberlakukan harga jual tiket promo sampai dengan 50% dari tarif dasar batas atas.

"Itu akan diterapkan pada waktu keberangkatan dan kondisi tertentu serta mengikuti syarat dan ketentuan," ujar Danang, kepada TeropongSenayan, Jum"at (21/06/2019).

Menurut Danang, tarif yang berlaku belum termasuk tarif bagasi tercatat (didaftarkan), pelayanan jasa penumpang udara, pajak pertambahan nilai (PPN) dan biaya asuransi untuk pemesanan atau pembelian tiket promo harus dilakukan paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan (H-10).

"Lion Air saat ini sedang melakukan persiapan dan proses terkait penyesuaian harga jual tiket," paparnya.

Danang menjelaskan, Lion Air senantiasa berupaya menghadirkan pilihan perjalanan udara berkualitas guna memudahkan mobilisasi travelersantardestinasi dengan tetap mengedepakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

Saat ini, Danang kembali menjelaskan, Lion Air sudah melakukan penurunan harga jual tiket melalui beberapa promo, antara lain bertepatan momen 19 tahun Lion Air. Penawaran tarif spesial untuk rute popular domestik yang terdiri harga mulai dari:

1. Soekarno-Hatta, Tangerang–Tanjung Karang Rp. 216.000.2

2. Soekarno-Hatta, Tangerang–Semarang Rp. 396.000.

3. Soekarno-Hatta, Tangerang – Palembang Rp. 417.000.

4. Soekarno-Hatta, Tangerang – Surakarta/ Solo Rp. 444.000.

5. Soekarno-Hatta, Tangerang – Pangkalpinang, Bangka Rp. 489.000.

6. Soekarno-Hatta, Tangerang – Bengkulu Rp. 517.000.

7. Soekarno-Hatta, Tangerang – Jambi Rp. 583.000.

8. Soekarno-Hatta, Tangerang – Pekanbaru Rp. 697.000.

9. Soekarno-Hatta, Tangerang – Surabaya Rp. 583.000.

10. Soekarno-Hatta, Tangerang – Lombok Praya Rp. 695.000.

11. Soekarno-Hatta, Tangerang – Pontianak Rp. 645.000.

12. Soekarno-Hatta, Tangerang – Padang Rp. 725.000.

13. Balikpapan -Surabaya Rp. 670.000.

14. Banjarmasin – Surabaya Rp. 513.000.

15. Batam – Soekarno-Hatta, Tangerang Rp.707.000.

16. Soekarno-Hatta, Tangerang – Medan Kualanamu Rp. 896.000.

17. Soekarno-Hatta, Tangerang – Makassar Rp. 911.000.

18. Soekarno-Hatta, Tangerang – Palu Rp. 963.000.

19. Soekarno-Hatta, Tangerang – Kendari Rp. 1.080.000.

20. Soekarno-Hatta, Tangerang – Banda Aceh Rp. 1.129.000.

21. Manado – Soekarno-Hatta, Tangerang Rp. 1.315.000.

22. Soekarno-Hatta, Tangerang – Ternate Rp. 1.460.000.

23. Soekarno-Hatta, Tangerang – Jayapura Rp. 2.326.000, dan rute-rute instagramable lainnya.
(plt)

tag: #dunia-penerbangan  #lion-air  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Fantastis, Investasi Bodong Rugikan Masyarakat Hingga Rp 92 Triliun

Oleh Rihad
pada hari Thursday, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Penipuan akibat investasi bodong di Indonesia mencapai Rp 92 triliun sepanjang 10 tahun terakhir. Kepala Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L Tobing menyebut nilai kerugian ...
Bisnis

Lokasi Wisata Tak Bisa Buru-buru Buka, Lakukan Dulu Tahapan Berikut

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Industri pariwisata nyaris berhenti akibat pandemi virus corona (Covid-19). Indonesia kehilangan 4 juta wisman selama pandemi Covid-19 di Indonesia. "Kalau kita lihat ...