Berita
Oleh ferdiansyah pada hari Jumat, 28 Jun 2019 - 08:07:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Mengapa Prabowo Pakai Kata 'Mengecewakan'? Ini Jawaban Pengamat

tscom_news_photo_1561684059.jpeg
Prabowo-sandiaga (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengapresiasi sikap pasangan capres-cawapres 02, Prabowo-Sandi yang menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang putusan sengketa Pemilu, di Jakarta, Kamis, meskipun Prabowo kecewa dengan putusan tersebut.

"Kekecewaan tersebut tentu wajar dan manusiawi. Mungkin bisa dimaklumi mengapa pidato Prabowo dalam menanggapi hasil putusan MK menggunakan diksi "mengecewakan", mungkin karena Prabowo ingin menjaga perasaan para pendukungnya yang sudah berjuang untuk dirinya," kata Karyono, di Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam.

Menurut dia, sebagai politisi Prabowo sadar bahwa 44, 5 persen pemilihmya dalam pilpres 2019 harus dijaga sebagai modal politik untuk saat ini dan di masa yang datang.

"Yang paling penting adalah sikap menerima hasil putusan MK meskipun kurang legowo," katanya.

Sikap Prabowo-Sandi yang menerima putusan MK inilah yang harus dicatat oleh rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, dirinya berharap ke depan jangan ada lagi sikap ambigu dan ambivalen. Saatnya istiqomah dan menunjukkan sikap kenegarawanan serta memberi contoh berdemokrasi yang baik dan benar dan menjadi contoh berpolitik yang mengedepankan etika.

Terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruhnya pokok gugatan Prabowo-Sandi, kata dia, sudah diprediksi banyak pihak.

"Sejak awal dugaan adanya pelanggaran pemilu yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM) seperti yang didalilkan penasehat hukum BPN Prabowo-Sandi dalam petitumnya tidak didukung dengan alat bukti yang cukup," kata Karyono.

Saksi fakta dan ahli yang dihadirkan di persidangan, kata dia, juga tidak bisa meyakinkan mahkamah. Sehingga mahkamah menilai dalil yang diajukan pemohon tidak memiliki alasan hukum.(plt)

tag: #mahkamah-konstitusi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Gegara George Floyd Tewas Dalam Penangkapan oleh Polisi, Kerusuhan Massal Terjadi Minneapolis

Oleh Aries Kelana
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Matinya George Floyd di tangan polisi terus berlanjut. Aksi kerusuhan pun merajalela dan menyebar di sejumlah wilayah. Sampai hari ketiga pasca kejadian masih terus ...
Berita

Tingkatkan Imun Tubuh, Masyarakat  Perlu Jaga Kegembiraan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Masyarakat perlu menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh, agar tak mudah tertular virus Covid-19. Salah satu cara yang mudah untuk meningkatkan kekebalan atau imunitas adalah ...