Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 01 Agu 2019 - 22:44:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Minta Kasus Novel Tuntas Dalam Waktu Tiga Bulan

tscom_news_photo_1564674292.jpg
Novel Baswedan (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Istana menegaskan agar kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedantuntas dalam waktu tiga bulan sebagaimana arahan Presiden Jokowi.

Seperti diketahui kepolisian telah membentuk tim teknis untuk menindaklanjuti hasil Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dengan masa kerja yang telah ditetapkan selama enam bulan.

Terkait hal itu, Presiden Jokowi pun tak berkomentar banyak. Jokowi akan memberikan komentar setelah tim teknis kepolisian bekerja selama tiga bulan.

“Berjalan saja belum. Kalau sudah tiga bulan tanyakan ke saya,” kata Jokowi di Halte MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019).

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan, Presiden secara jelas telah memberikan batasan waktu. “Saya pikir sudah jelas ya. Keinginan Presiden 3 bulan. Bisa segera diselesaikan,” ungkapnya.

Ditanyakan kemungkinan adanya perpanjangan waktu, Moeldoko tidak dapat memastikannya. “Saya pikir, bekerja dulu baru bagaimana situasinya. Kan begitu,” ujarnya.

Menurutnya pemberian waktu tiga bulan bagi kepolisian karena Presiden merasa hasil dari TGPF sudah mulai mengerucut untuk menemukan pelaku penyerangan.

“Tinggal ditindaklanjuti tim teknis. Kedua, Presiden mendengarkan pandangan publik seperti apa. Untuk itu memang ingin cepat selesai. Kita engga ingin lama-lama,” pungkasnya. (Alf)

tag: #novel-baswedan  #kpk  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...