Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 09 Agu 2019 - 11:05:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Jatah Menteri Jokowi, Paloh: Kalau Dia Perlu NasDem Boleh, Nggak juga Nggak Apa-apa

tscom_news_photo_1565323357.jpg
Surya Paloh (Sumber foto : Ist)

BALI (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Partai Nasdem Surya Palohberbicara mengenai keberadaannya di koalisi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Salah satunya mengenai jatah kader-kadernya untuk ditempatkan di pemerintahan Jokowipada periode kedua nantinya.

Surya Paloh mengatakan, mengenai kursi menteri dirinya tak pernah meminta-minta.

"Nasdem nggak pernah minta-minta. Saya harus katakan bahwa Nasdem nggak pernah minta-minta. Tergantung Pak Presiden saja. Dia perlukan Nasdem boleh, enggak diperlukan juga nggak apa-apa," tuturnya.

Hal itu Surya Palohkatakan saat ditemui awak media usai menghadiri pembukaan Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Kamis (8/8/2019).

Mengenai keberadaan koalisi partainya di pemerintahan Jokowi, Surya Paloh mengatakan sampai saat ini terjaga dengan baik.

"Saya pikir sampai saat ini tetap terjaga secara baik ya. Seperti apa yang kalian pahamin dan seperti saya yakinin berjalan secara baik," tuturnya.

Suasana ini juga masih sama meski saat ini ada isu bahwa masuknya Partai Gerindra di tubuh pemerintahan Jokowi.

Surya Paloh pun memberikan komentar komentar terkait diundanganya Ketua Umum Partai Gerindra di Kongres V PDIP.

Bagi Surya Paloh, undangan itu sangat bagus karena artinya dilakukan secara musyawarah mufakat.

"Artinya musyawarah dan mufakat, adat istiadat, semangat kekeluargaan dapat dirasakan suasananya itu ada," kata dia.

Baginya hal itu tidak akan menyurutkan niat partainya untuk tetap berada di koalisi pemerintahan Presiden Jokowiselama lima tahun mendatang.

Terlebih saat ini para elit politik telah semakin menujukkan kedewasaannya dalam berpolitik.

"Kita ini kan bukan berpolitik baru satu minggu. Ya kan sudah cukup lama. Dengan sistem demokrasi yang seperti ini kita sebetulnya harus bisa menyesuaikan sebuah proses yang bisa kita lalui bersama penuh dengan dinamika dialektika dan romantisme itu sendiri," tuturnya. (Alf)

tag: #surya-paloh  #jokowi  #partai-nasdem  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

WA Panitia Diskusi 'Pemberhentian Presiden' Diretas, Pengamat Sebut Rezim Berlebihan

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Beberapa hari lalu mencuat kabar peretasan akun WhatsApp (WA) panitia diskusi di Universitas Gajah Mada (UGM). Akun panitia diduga diretas tatkala sekelompok mahasiswa ...
Berita

Gegara George Floyd Tewas Dalam Penangkapan oleh Polisi, Kerusuhan Massal Terjadi Minneapolis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Matinya George Floyd di tangan polisi terus berlanjut. Aksi kerusuhan pun merajalela dan menyebar di sejumlah wilayah. Sampai hari ketiga pasca kejadian masih terus ...