Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 09 Agu 2019 - 18:38:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Tiga Opsi Politik Gerindra

tscom_news_photo_1565350718.jpeg
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Partai Gerindra menyiapkan tiga opsi sikap politik pascapemilu 2019. Yaitu bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma"rif, koalisi di parlemen, atau menjadi oposisi dengan melakukan pengawasan.

"Opsinya ada macam-macam, yaitu koalisi di pemerintahan, koalisi di parlemen, atau menjadi oposisi di luar pemerintahan untuk melakukan pengawasan dan itu hal yang mulia," kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (9/8/2019)

Dia mengatakan, dari ketiga opsi itu, semuanya sangat memungkinkan untuk dipilih Gerindra, tergantung kontribusi apa yang bisa diberikan untuk bangsa dan negara.

Menurut dia, kalau Gerindra di dalam pemerintahan namun tidak berkontribusi bagi rakyat dan justru melakukan korupsi, maka lebih baik partainya di luar pemerintahan dengan memberikan kritik yang konstruktif.

"Sebaliknya, kalau di luar pemerintahan namun cuma bisa teriak-teriak dan tidak bisa berikan masukan konstruktif, itu tidak baik," ujarnya.

Namun Riza menginginkan agar masyarakat jangan meributkan apakah Gerindra di dalam atau di luar pemerintahan, namun bagaimana berkontribusi besar untuk bangsa dan negara.

Dia menjelaskan, kalau Gerindra di dalam pemerintahan, ingin agar visi-misi serta program Prabowo-Sandiaga bisa diimplementasikan untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Kalau Gerindra di luar pemerintahan, kami mau koreksi pemerintah agar ke depan lebih baik," katanya.

Dia mengatakan, ada berbagai macam keinginan akar rumput Partai Gerindra terkait sikap politik partai tersebut ke depannya.

Menurut dia, ada yang menginginkan agar Gerindra berada di dalam pemerintahan. Hal ini agar bisa mewujudkan visi-misi dan program. Selain itu, ada yang ingin berada di luar pemerintahan agar memberikan koreksi pada pemerintah. (plt)

tag: #partai-gerindra  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

COVID 19 di DKI: Kasus Sembuh 26 Persen, Kematian Hanya 7 Persen

Oleh Rihad
pada hari Friday, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Berdasarkan data dari Pemprov DKI untuk kasus positif COVID-19 hingga Jumat (29/5) adalah 7.053 orang (hari sebelumnya 6.929 orang), sedangkan pasien sembuh sebanyak 1.807 ...
Berita

Abu Janda Akhirnya di Polisikan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial. Hal itu dikatakan Kabag Penum Polri ...